Gus Miftah Ajak Relawan 02 Tak Takut Ucapkan Amin: Bukan Berarti Dukung AMIN

27 Januari 2024 17:11 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gus Miftah saat diwawancara di program Info A1 kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gus Miftah saat diwawancara di program Info A1 kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Gus Miftah meminta para relawan paslon 02 Prabowo-Gibran tak khawatir mengucapkan kata 'amin' saat berdoa.
ADVERTISEMENT
Hal ini diungkap Gus Miftah saat turut hadir dan memimpin doa dalam acara konsolidasi relawan muda Paslon 02 Prabowo-Gibran di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (27/1).
Mulanya, Gus Miftah menyampaikan doa-doa agar Prabowo-Gibran menang di Pilpres 2024.
"Mari kita sama-sama berdoa ke Allah, mudah-mudahan pasangan nomor 2 menang mutlak sekali putaran," kata Gus Miftah.
Cawapres 02 Gibran Rakabuming saat pidato dalam konsolidasi relawan muda 'Suara Muda Indonesia untuk Prabowo-Gibran di JCC, Sabtu (27/1/2024). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan
Namun sebagian relawan yang hadir menjawab dengan 'qabul' dan sebagian lainnya menjawab dengan kata 'amin'.
Kata 'amin' saat ini erat dikaitkan dengan sapaan Paslon 01 Anies-Muhaimin (AMIN).
"Jangan takut ngomong amin, menjawab amin bukan berarti mendukung paslon AMIN," kata Gus Miftah.
"Yang salah adalah menggunakan Amin, sebagai akronim paslon. Jadi enggak usah takut ngomong amin. Masa imam siraatal-laziina an'amta 'alaihim ghayril-maghduubi 'alaihim wa lad-daaalliin (membaca Al-Fatihah), kamu diam," ujar dia.
ADVERTISEMENT
Selain menyinggung soal amin, Gus Miftah juga bicara soal dukungannya kepada Prabowo-Gibran. Ia menilai Prabowo merupakan sosok pemimpin pemaaf, sementara Gibran sosok anak muda banyak karya.
"Cawapres RI Mas Gibran, terima kasih Bang Samsul. Hari ini bisa melihat Bang Samsul yang dikira cupu ternyata suhu," kata Gua Miftah.
"Dari Pak Prabowo kita belajar bagaimana orang memohon maaf. Percaya diri itu penting tapi sadar diri jauh lebih penting. Karena hari ini banyak orang yang ditolong justru menggigit," tandas dia.