Habib Aboe Nasihati Demokrat: Jangan Kelamaan Baper, Harus Move On
·waktu baca 2 menit

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsyi angkat bicara mengenai suasana politik saat ini. Adapun, Partai Demokrat merespons keras terkait deklarasi pasangan Anies-Cak Imin yang telah dideklarasikan di Surabaya.
"Jadi begini, politik ini sangat dinamis dan kita harus move on dengan suasana, enggak boleh kelamaan baper dan enggak boleh ada ketegangan," kata Aboe kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/9).
Aboe mengatakan, dalam berpolitik tidak boleh terlalu emosional. Sebab, kepentingan-kepentingan yang ada lah yang akan membuat bertemunya sebuah kesepakatan.
"Enggak boleh cepet emosional, intinya kepentingan itulah yang membuat itu jadi bertemunya suatu kesepakatan politik," ujarnya.
Demokrat memutuskan untuk mundur dari KPP buntut dari PKB menerima pinangan NasDem dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres Anies Baswedan.
Pasangan Anies-Muhaimin ini juga sudah secara resmi dideklarasikan pada Sabtu (2/9) di Hotel Yamato Majapahit, Surabaya.
Sementara itu, Ketum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan partainya akan move on dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). AHY menyampaikan Demokrat tengah membidik koalisi baru.
"Partai Demokrat dengan kerendahan hati menyatakan move on dan siap songsong peluang baik ke depan. Partai Demokrat akan berikhtiar gabung ke koalisi lain yang punya cara pandang sama, visi kebangsaan," jelas AHY dalam pidato di kantor DPP Demokrat di Jakarta, Senin (4/9).
"Saya sebagai manusia tidak luput dari kekurangan, mohon dimaafkan. Mari buka lembaran baru, kita harus segera move on,” tutup dia.
