Habib Bahar Izin Merokok Sebatang Sebelum Dibawa Kembali ke Penjara

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
37
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Habib Bahar saat bebas dari Lapas Pondok Rajeg Bogor, Sabtu (16/5). Foto: Dok. Azis Yanuar
zoom-in-whitePerbesar
Habib Bahar saat bebas dari Lapas Pondok Rajeg Bogor, Sabtu (16/5). Foto: Dok. Azis Yanuar

Sebuah video penjemputan Habib Bahar bin Smith untuk kembali ke jeruji besi di Lapas Gunung Sindur beredar. Dalam video berdurasi 51 detik itu, tampak percakapan Habib Bahar dengan petugas yang menjemputnya.

Tak ada perlawanan dari Habib Bahar maupun pendukungnya. Namun, ia meminta izin untuk merokok satu batang sebelum dibawa kembali ke bui.

"Saya enggak bakal lari, ini pengacara saya. Pak Kasat ikut saya ke dalam, ngerokok dulu sebatang," ungkap Habib Bahar dalam video.

Habib Bahar dijemput di pesantrennya, Pondok Pesantren Tajul Alawin, Kampung Poktua, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Selasa (19/5) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Ia dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur usai dinilai melanggar asimilasi yang diperolehnya saat dipenjara di Lapas Cibinong. Namun Kadivpas Kemenkumham Jabar, Abdul Aris, belum mendetailkan pelanggaran yang dilakukan Habib Bahar.

"Ya yang bersangkutan dikembalikan ke Lapas Gunung Sindur setelah program asimilasinya dicabut karena melanggar ketentuan asimilasi," kata Abdul kepada kumparan, Selasa (19/5).

embed from external kumparan

Habib Bahar sebelumnya dibebaskan dalam program asimilasi pada Sabtu (16/5), status Habib Bahar belum bebas murni. Adapun dalam kasusnya, Habib Bahar divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung. Dia dibui di Lapas Klas IIA Cibinong, Bogor.

Habib Bahar terbukti menganiaya 2 remaja di pondok pesantren miliknya di Bogor. Ia seharusnya bebas murni pada Desember 2021.

kumparan post embed

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.