Habib Rizieq Ajak Masyarakat Hindari Kerumunan, Dukung Umara Agar Keluar Pandemi

Habib Rizieq Syihab meminta maaf atas kerumunan yang terjadi saat penjemputannya di Bandara Soekarno-Hatta hingga berbagai acara di Petamburan, Tebet, dan Megamendung.
Usai polemik yang ditimbulkan, Habib Rizieq kini mengajak seluruh masyarakat juga pendukungnya untuk tidak membuat kerumunan di berbagai kesempatan saat pandemi virus corona, termasuk Pilkada pada 9 Desember nanti.
"Jaga protokol kesehatan, hindarkan kerumunan apa saja, kerumunan pilkada, kerumunan maulid, kerumunan apa saja kita hindarkan, kita dukung upaya ulama dan umara (pemimpin pemerintahan) secepatnya kita keluar dari pandemi," kata Imam Besar FPI ini dalam diskusi virtual memperingati 212, Rabu (2/12).
Selain itu, Rizieq juga telah memutuskan bersama DPP FPI untuk menunda kunjungan ke daerah-daerah sampai pandemi corona berakhir.
"Maka saya dengan DPP FPI, kita stop tidak ada kerumunan lagi bahkan jadwal ke daerah kita stop sampai pandemi berakhir," kata Habib Rizieq.
Ia juga mendukung segala upaya pemerintah yang mewajibkan protokol kesehatan selama masa pandemi. Secara langsung, ia bahkan turut serta mengkampanyekan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.
Protokol kesehatan itu akhlak juga, kita serukan kepada masyarakat, ayo kita jaga protokol kesehatan, sering-sering cuci tangan.
-Habib Rizieq Syihab
"Dan saya ajak semua, dengan semua revolusi akhlak kita pandang pandemi agar bisa wabah ini diangkat oleh Allah," ajak Habib Rizieq.

