Habibie Soal Revolusi Industri 4.0: Robot Tak Gantikan Peran Manusia

Revolusi Industri 4.0 dikhawatirkan akan mengubah kehidupan manusia karena peran manusia bisa digantikan oleh sebuah robot. Presiden ketiga RI BJ Habibie juga mengkhawatirkan hal tersebut.
Namun, Habibie menegaskan seorang robot tidak dapat menggantikan peran manusia. Sehebat apa pun kemampuan robot, kata Habibie, robot tetap diciptakan oleh manusia.
"Sehebat-hebatnya robot, tapi robot tidak bisa mengganti yang diciptakan oleh Allah," kata Habibie dalam pembukaan kegiatan ilmiah, riset inovasi menuju ekonomi era industri 4.0, dalam memperingati hari kebangkitan teknologi nasional, di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8).

"Yang membuat robot siapa? Manusia. Jangan kira 4.0 kita ngapain?" imbuhnya.
Bapak teknologi Indonesia itu menuturkan, pada tahun 1960 ia mendapat kesempatan untuk berpidato di Jerman mengenai masa depan. Setelah itu, kata dia, pesawat Airbus 300 tercipta.
"Saya tahun 60-an harus kasih ceramah di Jerman mengenai masa depan. Saya waktu itu S3, di situ dikembangkan Airbus 300," ujar Habibie yang lama bekerja sebagai ahli pesawat terbang di Jerman ini.

Untuk itu, Habibie meminta kepada generasi penerusnya untuk dapat membuktikan diri lebih baik dari prestasinya. Ia berharap agar generasi penerus dapat membuat sebuah karya yang bisa membuat Indonesia lebih maju.
"Anda harusnya lebih baik dari Habibie, (sekarang) prasarananya lengkap, memiliki gizi yang berimbang, lingkungan yang baik. Bagaimana membuat Indonesia unggul," harap Habibie.
