Hadiah Sanae Takaichi untuk Trump: Stik Golf Milik Shinzo Abe dan Bola Golf Emas
ยทwaktu baca 2 menit

Pemberian cenderamata mewarnai pertemuan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden AS Donald Trump. Dikutip dari Reuters, Selasa (28/10), Takaichi menghadiahkan putter yang digunakan oleh mendiang mantan PM Jepang Shinzo Abe.
Abe merupakan salah satu mitra dekat Trump di masa jabatan pertamanya. Keduanya memiliki hobi yang sama yaitu main golf.
Putter itu dipajang dalam gelas kaca bersama bola golf berlapis emas. Takaichi juga memberikan tas golf yang ditandatangani atlet golf Jepang, Hideki Matsuyama.
Ikatan lewat golf itu tampaknya diupayakan oleh Takaichi untuk dihidupkan kembali. Sejumlah pakar menilai, ini merupakan langkah Takaichi untuk memperkuat pemerintahan minoritasnya dan mengatasi isu-isu pelik seperti pengeluaran pertahanan yang mungkin muncul.
"Saya rasa maknanya signifikan," kata Masahiko Shibayama, anggota parlemen yang bertugas sebagai ajudan Abe selama masa jabatan pertama Trump.
"Saya yakin hubungan kepercayaan antara kedua pemimpin ini pasti akan memperkuat aliansi," lanjutnya.
Membangun Kembali Hubungan dengan Trump lewat Kenangan terhadap Shinzo Abe
"Dia adalah teman baik saya dan juga teman baik Anda," kata Trump saat menjabat tangan Takaichi di awal pertemuan.
Takaichi pertama kali menjadi menteri di pos kabinet pertama Abe pada periode 2006-2007. Takaichi kemudian ditunjuk menjadi Menteri Dalam Negeri di masa jabatan kedua Abe pada periode 2012-2020.
Takaichi menyampaikan terima kasih atas persahabatan Trump dengan Abe, dan atas penyambutan Trump terhadap istri mendiang Abe, Akie Abe, di kediamannya di Mar-a-Lago tahun lalu.
Apa yang dikatakan Takaichi diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Sunao Takao, penerjemah yang sering mendampingi Abe dulu. Trump bahkan pernah menyebutnya sebagai perdana menteri junior.
Mantan diplomat senior AS di Jepang, Mark Davidson, memuji langkah Takaichi sebagai langkah yang pintar karena membawa kenangan Abe dalam pertemuan dengan Trump.
"Dengan Presiden Trump, politik bersifat personal. Dia menjalin hubungan yang sangat dekat, hangat, dan saling percaya dengan Perdana Menteri Abe. Saya rasa hubungan dekat Perdana Menteri Takaichi dengan mendiang Perdana Menteri Abe membawa hubungan ini menuju kesuksesan," kata Davidson yang kini mengajar politik di Temple University, Tokyo.
Takaichi dan Trump juga menandatangani topi baseball dengan tulisan 'Japan Is Back'. Itu adalah slogan yang pertama kali digunakan oleh Abe, kemudian diadopsi oleh Takaichi saat mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Demokratik Liberal (LDP).
