Haedar Nashir Doakan Korban Erupsi Semeru yang Meninggal dalam Kondisi Syahid

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran, Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran, Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Foto: Dok. Istimewa

Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu (4/12). Dalam musibah ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan 41 orang mengalami luka bakar.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka mendalam atas musibah erupsi Semeru ini. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berdoa agar korban yang meninggal dunia ditempatkan sebagai syahid dan diterima di sisi Allah.

"Semoga yang meninggal ditempatkan sebagai syahid dan diterima di sisi Allah," Kata Haedar dalam keterangannya, Sabtu (4/12).

Sementara untuk korban yang mengalami luka, Haedar berharap agar bisa ditangani dengan baik. Para warga yang sedang mengungsi pun diminta senantiasa sabar.

"Sementara korban luka atau lainnya dapat tertangani dengan baik. Kepada para pengungsi agar sabar dan memperoleh pelayanan yang baik," jelasnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Foto: PP Muhammadiyah

Komponen Muhammadiyah, terlebih Lembaga Penanggulangan Bencana atau MDMC, diminta untuk terus bergerak memberi bantuan untuk meringankan beban warga di sana.

Kepada pemerintah, Haedar berpesan agar dapat dengan sigap melakukan langkah-langkah mitigasi dengan saksama.

"Kepada semua warga di Lumajang dan sekitar Semeru agar tetap waspada dan saling menggalang kebersamaan," jelasnya.

Tak lupa, Haedar berpesan kepada para seluruh komponen bangsa bersolidaritas dan saling bahu membahu membantu. Sementara para elite dituntut keprihatinannya serta sikap empati atas musibah di Indonesia.

"Semoga bangsa Indonesia dilindungi Allah dalam menjalani kehidupan yang tidak ringan saat ini, sehingga dapat mengatasi pandemi, musibah, dan masalah yang dihadapi," pungkasnya.

Warga menyelamatkan diri saat Gunung Semeru meletus di Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). Foto: Hermawan/ANTARA FOTO

Sebelumnya, Wakil Bupati Lumajang, Indah Masdar, memaparkan kondisi terkini korban erupsi Gunung Semeru. Gunung ini erupsi dan memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu (4/12).

Dalam konferensi pers pasca-erupsi dengan BNPB, Indah mengatakan satu korban meninggal sudah ditemukan di daerah Curah Kobokan.

“Ada satu orang yang meninggal di Curah Kobokan. Dan akan segera, tadi sudah akan dibawa oleh mobil ambulans dan mudah-mudahan sudah terangkut tadi. Karena tadi pada saat di sana masih proses evakuasi,” jelasnya.

Kemudian, jumlah korban luka bakar akibat lahar panas mencapai 41 orang, yang dievakuasi di Puskesmas Penanggal.

“Yang luka bakarnya sangat parah kita rujuk ke RS Umum dr Haryoto, kemudian RS Bhayangkara, dan sebagian di RS Pasirian,” ungkap Indah.