Haji 2022, Begini Kondisi Cuaca Terik di Makkah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius.
 Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Cuaca yang panas di Arab Saudi menjadi tantangan bagi jemaah haji Indonesia pada tahun 2022. Bagaimana kondisinya saat ini?

Pantauan kumparan yang berada di Makkah sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022, cuaca di Makkah sangat terik saat siang hari.

Di sekitar Masjidil Haram pada pagi hari sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS) cuaca di layar telepon menunjukkan 30 derajat celsius. Kemudian siang hari sekitar pukul 12.00 WAS sekitar 39 derajat, dan sore pukul 15.00 WIB sekitar 40 derajat celsius.

Namun di Youtube qurantvsa yang menayangkan live suasana Masjidil Haram, pada sore hari cuaca menunjukkan 41 derajat celsius.

Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

(Perbedaan waktu Arab Saudi dengan Indonesia adalah 4 jam. Jika di Saudi pukul 17.30 WAS, maka di Indonesia sudah pukul 21.30 WIB)

Cuaca memang terasa sangat terik di Saudi. Kementerian Agama RI mengimbau agar petugas yang sudah lebih dulu tiba di Saudi untuk membawa kaca mata hitam, penyemprot wajah, botol minuman, hingga lotion pelindung kulit.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana, mengimbau baik petugas maupun jemaah haji untuk banyak minum untuk menghadapi cuaca terik.

"Paling lama 2 jam sekali minum. Indikator paling gampang, cek jemaah yang bawa botol satu liter air. Kalau dari pagi sampai sore enggak habis, sudah pasti dehidrasi," ucap Budi, Rabu (8/7)

"Sehari minimal 2,5-3 liter (air)," imbuh Budi.

Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Budi mengatakan jemaah tidak perlu takut beser alias sedikit-sedikit buang air kecil, karena penguapan tidak terasa. "Jangan tunggu haus. Jangan takut beser, karena penguapan enggak terasa."

Selain panas, Budi menyebut kelembaban di Saudi juga menjadi tantangan. Di Jakarta kelembaban 91 persen basah yang dianalogikan kerupuk akan cepat lembek, sementara di Saudi hanya 4 persen. Jadi sangat kering iklimnya.

"Teman-teman di Saudi saat ini ada yang mulai luka. Garuk-garuk, luka, ada yang sampai besar lukanya. Jadi bukan hanya panas, juga kering," tuturnya.

Jemaah haji Indonesia sudah mulai berdatangan ke Arab Saudi sejak 4 Juni namun ke Madinah. Mereka akan menuju Makkah pada 12 Juni.

Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Kondisi Makkah saat cuaca di siang hari sekitar 39 derajat celsius. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan