Hamas Ajukan Barter Sandera ke Israel: Bebaskan Orang Palestina dari Penjara

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pejuang Hamas memberi biskuit kepada wanita Israel yang menjadi tawanan. Hamas membebaskan dua tawanan itu pada Senin, 23 Oktober 2023. Foto: Twitter/@QudsNen
zoom-in-whitePerbesar
Pejuang Hamas memberi biskuit kepada wanita Israel yang menjadi tawanan. Hamas membebaskan dua tawanan itu pada Senin, 23 Oktober 2023. Foto: Twitter/@QudsNen

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Yahya Sinwar mengaku siap melakukan pertukaran tawanan dengan Israel, Sabtu (28/10).

Dilansir Al arabiya News, pertukaran itu dilakukan dengan syarat yakni Israel harus bisa melepaskan tahanan Palestina yang dipenjara.

“Kami siap untuk segera melakukan kesepakatan pertukaran tahanan yang mencakup pembebasan semua tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel dengan imbalan semua tahanan yang ditahan oleh perlawanan Palestina,” kata Sinwar dalam sebuah pernyataan.

Sekitar 229 sandera ditahan oleh militan di Jalur Gaza, menurut tentara Israel.

Pada hari Kamis, Brigade Ezzedine al-Qassam mengatakan “hampir 50” sandera telah tewas dalam serangan bom Israel dalam tiga minggu sejak perang dimulai.