Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1

ADVERTISEMENT
Hamas menyerahkan 4 jenazah sandera Israel. Dikutip dari AFP, ratusan orang menyaksikan penyerahan 4 peti mati hitam yang dilakukan di Gaza selatan.
ADVERTISEMENT
Ini merupakan penyerahan jenazah sandera pertama yang dilakukan selama proses pertukaran sandera-tahanan antara Hamas dan Israel.
Seremoni penyerahan jenazah dimulai ketika seorang militan yang wajahnya dibungkus syal kefiyeh putih duduk di panggung untuk melengkapi dokumen dengan pejabat Palang Merah. Di panggung, ada banner dengan gambar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang digambarkan sebagai vampir berdarah.
"Penjahat perang Netanyahu dan tentaranya membunuh mereka dengan rudal dan pesawat tempur Zionis," kata tulisan di banner itu.
Peti mati ditempatkan satu per satu dalam kendaraan Palang Merah terpisah setelah ditutup dengan kain kafan putih.
Hamas mengungkapkan memulangkan jenazah Shiri Bibas dan kedua anaknya, Ariel dan Kfir, yang ditangkap pada 7 Oktober 2023. Sementara satu jenazah lainnya adalah Oded Lifshitz yang saat ditangkap berusia 83 tahun.
ADVERTISEMENT