Hampir Sebulan Larangan Berdagang di CFD, Warga Puas Pedagang Lemas

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penjagaan ketat Satpol PP di kawasan CFD Thamrin. Foto: Abyan Faisal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penjagaan ketat Satpol PP di kawasan CFD Thamrin. Foto: Abyan Faisal/kumparan

Sudah hampir sebulan larangan berdagang di area Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin diberlakukan. Warga mengaku kini bisa lebih nyaman berolahraga, sementara pedagang mengatakan omzet mereka berkurang dengan zonasi di CFD.

Penerapan larangan berdagang di CFD telah berlangsung sejak 27 Oktober lalu. Ada zona merah yang dilarang berdagang, yaitu mulai dari simpang Sarinah, ke arah selatan sampai BNI.

Sementara pedagang boleh menjajakan dagangannya selain zona merah tersebut, yakni di trotoar 7 ruas jalan arah ke Senayan atau ke Monas.

Suasana PKL di Gang antara Grand Indonesia dan Plaza Indonesia. Foto: Abyan Faisal/kumparan

Seorang warga, Harun, mengatakan peraturan ini membuat aktivitas warga di CFD menjadi lebih menyenangkan. Sebab, jalanan kini menjadi lebih luas karena tidak ada pedagang di kanan-kiri jalan.

"Lebih nyaman, lebih luas, karena kemarin jalanan di-ocuppy sama pedagang, sekarang jadi kelihatan lebih lega. Bagus sih ini improvement-nya dari Pemprov," kata Harun kepada kumparan, Minggu (24/11).

Warga lainnya, Danu, puas dengan penataan pedagang seperti sekarang. Dia mengatakan, kondisi jadi lebih bersih dengan zonasi bebas pedagang di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

Danu (kanan), warga yang beraktivitas di Car Free Day, Jakarta. Foto: Abyan Faisal/kumparan

Dia juga mengaku tidak masalah dengan lokasi pedagang yang agak lebih jauh. "Jadi enak, pedagang kumpul di sana, jadi kita lebih ada usaha kalau mau makan, lebih membakar kalori," ujar Danu.

Hal yang sama disampaikan warga lain, Prabowo. Dia mengatakan, sebelum dilakukan penataan, kondisi sangat semrawut dengan kepadatan pedagang dan sampah di mana-mana.

"Kalau ini kan pedagang kaki lima di sana, di gang-gang, jadi kelihatan lebih nyaman," kata Prabowo.

Solikhin (35) asal Garut. Foto: Abyan Faisal/kumparan

Namun para pedagang mengeluhkan penurunan omzet akibat peraturan tersebut. Solikhin contohnya, yang mengaku keuntungannya berjualan kue cubit menurun drastis semenjak dagangannya dipindah.

"Sekarang agak parah jualannya semenjak pindah. (Pendapatannya) turun jauh pisan, ada 50 persen," kata Solikhin, pria asal Garut.

Omzet yang turun hingga setengahnya juga dialami oleh Cahyono, pedagang bubur ayam. Pria asal Pemalang yang tinggal di Cideng ini mengaku kadung nyaman berjualan di tempat lama.

"Menurun hampir 50 persen. Nyaman yang dulu, sekarang lebih sempit," kata Cahyono.

Pedagang asongan di Car Free Day, Jakarta. Foto: Abyan Faisal/kumparan

Pedagang mi ayam, Budiyanto, mengatakan telah lama berjualan di zona merah dan sudah memiliki pelanggan tetap. Karena dipindah, dia mengatakan pelanggannya sulit menemukan lokasi dagangannya.

"Dari pertama sudah di sana, enggak padat seperti di sini. Pelanggan pada keder nyariin saya enggak ketemu. Pendapatannya turun jauh," kata warga Pejompongan ini.

Budiyanto (67) asal Solo. Foto: Abyan Faisal/kumparan

Awal bulan ini, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, penataan trotoar bebas pedagang merupakan tujuan dari dibentuknya program CFD.

Anies mengatakan, dengan adanya penataan trotoar bebas PKL membuat suasana CFD kembali pada fungsinya yakni untuk aktivitas olahraga warga DKI Jakarta.

"Jadi yang kita lakukan sekarang ini bukan penertiban. Sesungguhnya yang dilakukan adalah penataan seperti tujuan utamanya diadakan Car Free Day,” ucap Anies pada 3 November lalu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau area CFD Bunderan HI, Jakarta Pusat. Foto: Raga Imam/kumparan

Untuk menjaga CFD tetap tertata, petugas Satpol PP dikerahkan ke lokasi sejak pagi hingga siang. Para petugas juga terlihat membantu warga yang kesulitan mencari jalan, atau mengimbau pengendara sepeda berada di lajur yang tepat.

Menurut Komaruddin Kasatpol PP Kecamatan Tebet, tugas mereka adalah menjaga agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran yang membuat masyarakat terganggu. Sejauh ini, tidak ada pedagang yang membandel berjualan di zona merah.

"Tugas kita menjaga sterilisasi. Sejauh ini tidak ada pelanggaran, saya berjaga dari pukul 03.30 WIB sampai pukul 11.00," kata Komaruddin.

Penjagaan ketat Satpol PP di kawasan CFD Thamrin. Foto: Abyan Faisal/kumparan