Hamzah Haz: Istri Saya Meninggal dalam Tidur, Semoga Masuk Surga

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

video youtube embed

Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz baru saja kehilangan istri pertamanya, Asmaniah. Asmaniah meninggal Selasa (12/9) pukul 03.30 WIB setelah beberapa tahun berjuang melawan penyakit kanker.

“Hari ini harusnya menjalani perawatan, penyakit almarhum, rencananya nanti pukul 14.00 WIB berangkat ke RSCM untuk melakukan suntikan terakhir,” kata Hamzah Haz di rumah duka, Jalan Patra Kuningan XV Nomor 8, Jakarta Selatan, Selasa siang.

Presiden Joko Widodo Melayat Istri Hamzah Haz. (Foto: Dok. Biro Setpres)

Hamzah Haz yang duduk bersila di hadapan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI ke-3 BJ Habibie nampak sangat tegar. Dia menjelaskan bahwa istrinya telah meninggal dengan tenang saat terlelap tidur.

“Kemarin pagi masih ikut dengan anak, dengan istri yang di Bogor yang selama ini ikut mendampingi di sini masih bercanda. Menjelang magrib saya mau ke musala masih bercanda. Tidur setelah magrib dia mendengkur dan saya kira tidur, tidur enak sekali,” jelasnya.

BJ Habibie, SBY dan Ani melayat istri Hamzah Haz (Foto: Adim Mugni/kumparan)

Pukul 03.00 WIB, Hamzah Haz bangun untuk menjalankan salat tahajud. Saat itu, dia masih mengira istri pertamanya itu tidur terlelap.

“Saya tidak tahu persis kapan meninggalnya, karena meninggal dalam tidur, saya bangun pukul 03.00 WIB saya tahajud. Saya pikir masih dalam keadaan tidur tapi tidak mendengkur lagi, masih bagus kelihatannya itu,” tutur Hamzah Haz.

Jokowi melayat Hj. Nani Hamzah Haz. (Foto: Dok. Istimewa)

“Setelah itu saya diberitahu sama anak dan ibu yang dari Bogor “ini tangan ibu dingin’”. Itulah yang terjadi dan itulah saya sudah katakan kepada Ibu, insyaallah Mah, Mamah insyaallah masuk surga, karena Allah sayang dengan Mamah, Allah kasih penyakit sampai akhir hayat. Insyaallah menghapuskan dosa penyakit itu,” imbuhnya.

Wapres era Megawati itu sudah mengikhlaskan kepergian istrinya. Segala usaha sudah dilakukan untuk menyembuhkan sang istri, namun takdir berkata lain.

Kiriman Bunga dirumah duka dari Pejabat Negara. (Foto: Adim Mugni/kumparan)

“Saya yakin dengan itu dan insyaallah nanti kita akan bersama-sama di akhirat. Saya selalu memberikan dorongan karena saya mendoakan ini mudah-mudahan ada mukjizat Allah sehingga ibu sembuh. Penyakitnya itu memang tidak diketahui jadi saya tanya dokter penyakit kanker itu tidak bisa dideteksi, kecuali kalau stroke itu bisa. Jadi tumbuh dengan cepat sekali, selama tiga bulan ini makan lewat perut,” urai Hamzah Haz yang dari dua istrinya mendapatkan 12 anak ini.

“Memang kita semuanya akan kembali kepada Allah. Mudah-mudahan dengan penyakit ibu ini menghapuskan dosa dan bisa bertemu bersama-sama lagi di akhirat,” tegasnya.

Jenazah Asmaniah di ambulans (Foto: Adhim Mugni/kumparan)

Usai dimandikan dan disalatkan, jenazah Asmaniah langsung dibawa ke pemakaman keluarga, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Jenazah akan dikebumikan di sana.

Asmaniah yang semasa hidup akrab disapa Nani wafat pada usia 75 tahun. Dia lahir di Pontianak pada 12 Juli 1942.

Sejumlah tokoh melayat ke rumah duka, antara lain Presiden Joko Widodo, Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono bersama istrinya Ani Yudhoyono, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Ketum Nasdem Surya Paloh dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang. Ketum PDIP yang juga Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri tidak nampak di rumah duka. Diketahui, Mega sejak Senin kemarin sedang berada di Jawa Timur.

Laporan reporter: Adhim Mugni