Hanya Butuh Waktu 4-5 Jam dari Kualanamu ke Parapat

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gerbang Tol Kualanamu, Medan (Foto: Agus Suparto - Presidential Palace)
zoom-in-whitePerbesar
Gerbang Tol Kualanamu, Medan (Foto: Agus Suparto - Presidential Palace)

Jalan Tol Kualanamu-Tebing Tinggi sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan bulan Oktober lalu. Namun, dari target Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dengan total 61,7 kilometer, tol tersebut baru menghubungkan Kualanamu-Medan-Sei Rampah saja.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan tol tidak hanya mencapai Tebing Tinggi saja. Nantinya akan disiapkan juga tol penghubung antara Kualanamu sampai Parapat yang rencananya akan dikebut pada tahun 2019.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara-Riau Kementerian PUPERA, Paul Ames Halomoan, menuturkan jalur tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang hendak mengunjungi Danau Toba.

"Cuma 2 jam dari bandara langsung ke Parapat," kata Paul di Kualanamu, Senin (20/11).

Pembangunan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

Untuk sekarang ini, dengan keberadaan tol baru dapat membantu memotong perjalanan dari Kualanamu menuju Parapat sekitar 4-5 jam. Kira-kira sebulan setelah diresmikan, tercatat rata-rata 8 ribu kendaraan setiap harinya yang keluar masuk tol tersebut.

Sementara itu, pada akhir pekan, jumlah rata-rata kendaraan mencapai lebih dari 10 ribu kendaraan. "Tapi puncaknya kalau Sabtu-Minggu bisa mencapai 12 ribu per hari saat ini," ujarnya.

Paul menyebut hingga saat ini permasalahan pembebasan lahan menjadi kendala dalam pembangunan tol lintas Sumatera tersebut. Hal tersebut menjadi kendala, karena terkadang di lapangan ditemukan antar anggota keluarga yang berselisih pendapat soal pembebasan lahan.

"Kadang-kadang satu ada yang mau, ada yang tidak mau," tuturnya.

Pemerintah juga memiliki proyek besar yang menghubungkan Banda Aceh sampai Bakauheni dengan panjang total 2.017 kilometer. Dan Kualanamu-Sei Rampah, baru sepotong jalan saja dari keseluruhan proyek Tol Trans Sumatera.