Haris Azhar dan Fatia Salaman dengan Luhut Pandjaitan di Pengadilan
ยทwaktu baca 2 menit

Haris Azhar menyampaikan tidak ada niat menyerang pribadi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang hari ini persidangan digelar di PN Jakarta Timur.
"Saya enggak ada niat mau nyerang pribadi," ucap Haris Azhar di PN Jaktim, Kamis (8/6).
Direktur Eksekutif Lokataru itu mengatakan dia membicarakan topik Luhut dalam video berjudul "ADA LORD LUHUT DIBALIK RELASI EKONOMI-OPS MILITER INTAN JAYA!!JENDERAL BIN JUGA ADA!!" sesuai dengan kapasitasnya.
"Bapak punya historisitas personal, tapi saya punya historisitas apa yang saya kerjakan di Papua," tuturnya.
"Saya tahu hubungan sama Bapak rusak, tapi saya ambil risiko ini. Saya bukan cari musuh sama Bapak, tapi saya sedih. Itu masyarakat mereka naik gunung, enggak ada yang ngurusin, pengungsi-pengungsi," imbuh Haris.
Usai Haris menyampaikan penjelasannya, hakim ketua Cokorda Gede Arthana menawarkan agar Haris dan Luhut bersalaman.
Haris menerima dan dia berjalan menghampiri Luhut yang duduk di kursi saksi. Luhut berdiri dan keduanya bersalaman.
Tak hanya Luhut, Fatia juga bersalaman dengan Luhut.
Luhut hadir dalam sidang sebagai saksi dengan terdakwa Haris Azhar dan Fatia Maulidianty di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Sejak awal sidang berlangsung panas antara advokat Haris dengan Luhut, maupun dengan jaksa.
Dalam sidang, Luhut membantah bermain dalam bisnis pertambangan di Blok Wabu Papua sebagaimana dimuat dalam Youtube Haris Azhar.
