Harley-Davidson Penabrak Bocah di Toraja Utara hingga Tewas Pakai Pelat Bodong
·waktu baca 2 menit

Polisi mengungkap fakta baru di balik tewasnya seorang bocah berusia 10 tahun berinisial J yang ditabrak pengendara motor Harley-Davidson di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Ternyata motor gede yang ditunggangi tersangka RDN menggunakan pelat bodong.
Temuan itu diperoleh setelah polisi mengecek data kendaraan di Samsat Jakarta. Hasilnya, tidak ditemukan data kendaraan tersebut.
"Kami sudah cek, kendaraan itu tidak teregistrasi di Samsat Jakarta," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Pria Budi, kepada wartawan, Selasa (5/5).
Diketahui, seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun berinisial J tewas ditabrak rombongan motor Harley-Davidson di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, pada Kamis (30/4).
Rombongan Harley-Davidson ini bergerak dari arah Kota Palopo menuju Rantepao, Toraja. Saat di lokasi, salah satu pemoge berinisial RDN yang berperan sebagai sweeper hilang kendali dan terjatuh dari motornya.
Sementara itu, motor yang dikendarainya tetap melaju lalu menabrak Julfian yang berdiri di bahu jalan. Akibatnya, siswa kelas 5 SD itu terlempar ke area persawahan.
"Tepat di jalan lurus itu, pengendara moge tiba-tiba hilang keseimbangan dan jatuh dari motornya. Motornya tetap berjalan ke depan sejauh sekitar 40 meter dan menabrak seorang anak pejalan kaki," kata Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu Muh Nasrum Sujana.
Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan RDN alias Ridwan sebagai tersangka dan menahannya di Rutan Polres Toraja Utara. Ia disangkakan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.
"Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip profesionalisme dan transparansi. Tersangka juga sudah ditahan di sel Polres Toraja Utara," pungkasnya.
