Harta Kepala BPKP Yusuf Ateh Rp 24 M, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Rp 7,5 M

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BPKP Yusuf Ateh tiba di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025).  Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BPKP Yusuf Ateh tiba di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Dua pejabat tinggi negara dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (19/2). Mereka yakni Muhammad Yusuf Ateh yang sebelumnya menjabat Plt. Kepala BPKP menjadi pejabat definitif di posisi tersebut dan Nugroho Sulistyo yang kini menjabat sebagai Kepala BSSN.

Sebelum keduanya dilantik di dua posisi tersebut, mereka merupakan pejabat negara yang melaporkan harta kekayaan ke KPK. Dilihat dari laman e-LHKPN KPK, keduanya tercatat melapor punya harta miliaran rupiah. Berapa detailnya?

Yusuf Ateh

Yusuf Ateh terakhir melaporkan kekayaan ke KPK pada 5 Maret 2024 untuk tahun periodik 2023. Laporan itu disampaikan sebagai Kepala BPKP. Total kekayaannya yakni Rp 24.636.088.144. Berikut rinciannya:

  • 11 Tanah dan bangunan di Bandung, Bogor, Bekasi, hingga Purwakarta dengan total nilai Rp 4.477.114.000

  • Mobil Honda CRV 2017 dan Honda Jazz 2018 senilai total Rp 540.000.000

  • Harta bergerak lainnya: Rp 149.056.000

  • Surat berharga: Rp 13.199.195.507

  • Kas dan setara kas: Rp 6.270.722.637

Nugroho Sulistyo

Kepala BSSN Letjen Purn Nugroho Sulistyo Budi saat pelantikan Mendiktisaintek, Kepala dan Wakil Kepala BPKP dan BPS, serta Kepala BSSN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/2/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Laporan terakhir Nugroho Sulistyo disampaikan pada 26 Januari 2024 untuk tahun periodik 2023. Dia melapor dalam jabatannya sebagai staf ahli di Kementerian Pertahanan. Total kekayaannya Rp 7.556.283.828. Berikut rinciannya:

  • 5 Tanah dan bangunan yang berada di Semarang, Sleman, hingga Bogor senilai Rp 6.049.000.000

  • Kendaraan berupa motor Honda Verza 2015 dan mobil Toyota Corola Altis 2012 senilai total Rp 140.000.000

  • Harta bergerak lainnya: Rp 153.000.000

  • Kas dan setara kas: Rp 739.283.828

  • Harta lainnya: Rp 475.000.000