Hasil Roadshow Hanura Keliling Indonesia: Sulut Potensial jadi Basis Kekuatan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Umum Hanura, Patrice Rio Capella. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Umum Hanura, Patrice Rio Capella. Foto: Dok. Istimewa

Tim Task Force (satgas) DPP Partai Hanura terus bergerak untuk menggelar konsolidasi dan rapat teknis dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta legislator dari Fraksi Hanura. Konsolidasi yang dilakukan sejak 8 agustus 2026 di Provinsi Banten, akan terus dilakukan hingga tuntas di 38 provinsi pada Oktober 2026.

Ketua Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi provinsi ke-23, yang disambangi Tim Task Force DPP Hanura. Dari rangkaian konsolidasi itu, ungkapnya, kepengurusan dan soliditas kader semakin terkonsolidasi, serta siap menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.

"Di masa lalu, potensi Hanura di sini (Provinsi Sulut) cukup besar. Hari ini, kita mulai membangkitkan kembali, menjemput yang tertinggal dan memungut yang tercecer. Seluruh kader semakin solid dan siap berkompetisi," kata Rio usai konsolidasi dengan DPD, DPC, dan legislator Hanura se-Provinsi Sulut, di hotel Four Points, Manado, Selasa (20/10/2026) malam.

Kehadiran Tim Task Force Di Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi. Seluruh kader unsur Pengurus DPD, DPC di 15 kabupaten/kota serta Anggota DPRD serta organisasi sayap partai, hadir dan antusias menyaksikan arahan dari Ketua Tim Task Force Patrice Rio Capella untuk meraih kemenangan di pemilu 2029.

Ria mengatakan, dia mengapresiasi semangat kader-kader Hanura di Provinsi Sulut. Menurut Rio, jajaran pengurus dan kader Hanura se-Provinsi Sulut bekerja cepat dalam melakukan konsolidasi dan pembentukan pengurus hingga ke tingkat akar rumput.

"Apinya cepat menyala di sini. Mereka hampir menyelesaikan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 171 kecamatan, serta terus bekerja dalam pembentukan pengurus di tingkat Ranting, di 3.700 desa/kelurahan se-Provinsi Sulawesi Utara," tuturnya.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan pihaknya, urai Rio, Provinsi Sulut berpotensi menyumbangkan satu kursi DPR di Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 nanti. Selain itu, Hanura juga berpotensi menambah raihan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di tingkat provinsi, serta kabupaten dan kota di Provinsi Sulut.

"Untuk DPRD Provinsi, kami berpotensi mendapat kursi di tidak lima daerah pemilihan (dapil). Di antaranya, Dapil Bolaang Mongondow Raya, Dapil Talaud, dan Dapil Kota Manado," jelas dia.

Di DPRD tingkat kabupaten dan kota, tambah Rio, Hanura menargetkan meraih dua kursi Dewan dari setiap dapil pada Pileg mendatang.

"Misalnya, di Bolaang Mongondow, ada dapil dengan tiga kursi yang bisa kami peroleh satu, dan ada juga yang dua. Mudah-mudahan target itu bisa tercapai dengan tenaga dan kader yang dimiliki Hanura saat ini," harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD hanura Sulut, Apriano Ade Saerang memastikan, pihaknya siap bekerja dan memperjuangkan target satu kursi DPR di Pileg mendatang. Dia juga mengapresiasi kedatangan jajaran DPP Hanura ke Provinsi Sulut, karena memberi tambahan energi dan semangat perjuangan para kader dalam menghadapi kontestasi demokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara untuk kabupaten/kota, Ade menargetkan tidak muluk muluk yaitu minimal 3 anggota dewan atau satu fraksi di setiap kabupaten/kota.

“Kita tidak muluk-muluk, yaitu satu fraksi per kabupaten/kota. Itu tidak muluk-muluk. Kenapa? Karena sampai sekarang pun kita masih memiliki anggota DPRD aktif.” Ujar Ade.

"Kehadiran Tim Task Force di Provinsi Sulawesi Utara, memperkuat semangat kami untuk menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu basis kekuatan Hanura. Di provinsi ini ada Sekjen kita, Bapak Benny Ramdhani, yang notabene adalah pentolan politisi dari Sulawesi Utara," ujarnya.

Soal keyakinan menghadapi Pemilu, sambung Apriano, pihaknya mengapresiasi semangat dan soliditas para kader Hanura di Provinsi Sulut. Terlebih, sebagian besar kader Hanura di Provinsi Sulut, termasuk para kader baru, memiliki pengalaman dalam menghadapi kontestasi Pileg hingga Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).

"Itu salah satu kriteria untuk mendapatkan kursi di Pileg mendatang. Seperti yang disampaikan Ketua Tim Task Force DPP Hanura, tugas kami ke depan tinggal menjaga soliditas dan terus bergerak. Apalagi, kami juga ditunjang oleh DPP yang 'memberikan gizi'," tuturnya.

Dalam kesempatan ini tim Task Force atas nama DPP Partai Hanura memberi bantuan operasional untuk pembuatan papan nama partai di setiap DPC dan PAC se-provinsi Sulut sebesar 145 juta. bantuan langsung diserahkan ketua Tim Task Force dan diterima ketua DPD Hanura Sulut.

Konsolidasi di Sulut selain dihadiri semua unsur DPD, DPC, dan Anggota Dewan, juga dihadiri organisasi sayap Partai seperti Srikandi Hanura, Pemuda Hanura dan Laskar Muda Hanura.