Hasil Sidang 9 AHWA Sepakati Kiai Miftachul Jadi Rais Aam Masa Khidmat 2026-2031

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KH Miftachul Akhyar menghadiri Pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Foto: Youtube/NU Online
zoom-in-whitePerbesar
KH Miftachul Akhyar menghadiri Pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Foto: Youtube/NU Online

Sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyepakati KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa khidmat 2026-2031 di Ndalem Kasepuhan Kiai Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang AHWA yang terdiri dari sembilan ulama. AHWA ini dipilih lewat mekanisme pemungutan suara dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU.

"Memutuskan bahwa nama Kiai Miftachul Akhyar dipilih menjadi rais aam pengurus besar masa khidmat 2026-2031," kata Kiai Anwar Iskandar membacakan hasil keputusan AHWA di hadapan muktamirin.

Sembilan anggota AHWA tersebut ditetapkan berdasarkan perolehan suara terbanyak dari para calon yang diusulkan dalam Muktamar. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) memperoleh suara terbanyak dengan 485 suara.

Berikut sembilan anggota AHWA Muktamar ke-35 NU:

  1. Nurul Huda Djazuli (Ploso), 485 suara

  2. TGK KH Nuruzzahir Yahya (Waled NU), 477 suara

  3. AG Dr. KH Baharuddin HS, MA, 392 suara

  4. KH Miftachul Akhyar, 350 suara

  5. KH Afifuddin Muhajir, 339 suara

  6. KH Anwar Iskandar, 326 suara

  7. KH Anwar Manshur (Lirboyo), 303 suara

  8. Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, 273 suara

  9. Dr. KH Abu Bunyamin, MA, 268 suara