Hasto Bicara Kandidat Cagub DKI PDIP: Risma, Gibran, Azwar Anas hingga Hendi

7 Januari 2022 16:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
DPP PDIP akan menggodok sejumlah kader yang mungkin akan diusung dalam Pilgub DKI Jakarta pada 2024 mendatang. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP akan menggodok sejumlah nama seperti Walkot Gibran Rakabuming Raka, Mensos Tri Rismaharini, eks Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas hingga Walkot Semarang Hendrar Prihadi (Hendi).
ADVERTISEMENT
"Tidak hanya dua nama [Gibran dan Risma]. Ada juga Anas dari Banyuwangi, Hendi dari Semarang, kemudian Pak Kanang dari Kabupaten Ngawi. Cukup banyak pemimpin-pemimpin yang berhasil di tingkat kabupaten/kota," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/1).
"Di Bali, kami punya Pak Agus Mayastra yang berhasil memimpin di kabupaten Gianyar. Cukup banyak calon-calon pemimpin, karena proses kaderisasi di sekolah partai mereka layak untuk dicalonkan di Jakarta," lanjutnya.
Meski begitu, Hasto menuturkan, PDIP saat ini tengah fokus untuk memperkuat seluruh jejaring partai menjelang Pemilu Serentak 2024.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo di kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/2/2021). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
'Tapi skala prioritas saat ini untuk PDIP adalah memperkuat seluruh jejaring partai hingga menyentuh seluruh lapisan masyarakt di Jakarta," kata dia.
ADVERTISEMENT
Terkait kans Risma dan Gibran, Hasto menuturkan Risma telah membuktikan kepemimpinannya selama 2 periode di Surabaya. Ia menyebut, eks Walkot Surabaya ini telah melakukan perubahan signifikan seperti merawat lingkungan hingga tata kota.
"Bu Risma dalam kepemimpinan selama 2 periode di Kota Surabaya mampu menunjukkan perubahan yang signifikan perubahan secara kultur. Sehingga masyarakat Surabaya, kita lihat sekarang merawat lingkungan dengan baik melakukan tata kota yang mencerminkan keindahan kota Surabaya," kata dia.
Sementara Gibran perlu membuktikan kepemimpinannya di Solo seperti yang dilakukan Risma. Ia menambahkan Gibran banyak meminta ilmu kepada Risma dalam memimpin Solo.
"Mas Gibran, beliau sudah terpilih sebagai Walkot Solo tentu saja harus juga membuktikan bagaimana kepemimpinan Mas Gibran agar kepemimpinan yang ideologis yang mengedepankan juga kultur nusantara, serta mampu membawa perubahan secara sistemik sebagaimana telah dilakukan oleh Bu Risma juga dapat dilakukan oleh Mas Gibran," tandas Hasto.
ADVERTISEMENT