Hasto Dorong Kader Muhammadiyah Jadi Caleg di 2024

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto saat membuka kursus politik bagi anggota baru PDIP di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (30/10/2022). Foto: Dok. PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto saat membuka kursus politik bagi anggota baru PDIP di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (30/10/2022). Foto: Dok. PDIP

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mendorong Muhammadiyah untuk menyiapkan tokoh-tokoh yang siap maju di Pemilu 2024. Dalam mempersiapkan 2024, para kader Muhammadiyah diminta untuk tidak ragu masuk dalam partai politik.

Hal itu disampaikan Hasto saat menjadi pembicara di Road to Muktamar Suksesi Kepemimpinan 2024, Selasa (15/11).

"Rekomendasi saya ,menyikapi 2024, kader-kader Muhammadiyah dapat disiapkan sebagai caleg legislatif ataupun eksekutif melalui parpol," ujarnya.

Peran Muhammadiyah dinilai tidak perlu diragukan dalam membentuk tokoh-tokoh pejuang. Ia menyebut, PDIP bahkan memiliki mimpi untuk terus menggali pemikiran dari pahlawan-pahlawan Muhammadiyah.

Selain itu, tuturnya, di setiap pemilu masyarakat yang berasal dari kelompok Muhammadiyah juga menjadi penyumbang suara terbesar.

"Muhammadiyah kan didirikan 1912, pemilih banyak anggota Muhammadiyah. Referensinya ke PAN, ada juga ke PPP. Kemudian 1926 NU, ini kan persepsinya ada PKB, PPP, PNI. Ini kan sama sama yang berjuang untuk kemerdekaan itu. Sehingga kerja sama PDIP, PAN dan PPP itu sebenarnya mencerminkan gotong royong. Ini bukan memecah KIB loh ya," tuturnya.

"Saatnya kita menyiapkan kader-kader Muhammadiyah dengan cara-cara Bung Karno, KH Ahmad Dahlan, KH Agus Salim menggembleng diri. Menjadi sosok pemimpin yang didealkan. Sehingga muncul visi kepemimpinan yang kuat," terang Hasto.