Hasto Komentari soal Video Prabowo Tarik Kerah Bahlil Hilang di Medsos

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tiba di kantor KPU jelang debat perdana pada Selasa (12/12/2023). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tiba di kantor KPU jelang debat perdana pada Selasa (12/12/2023). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Sekjen PDIP sekaligus Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto, mengkritik video Paslon 02, Prabowo Subianto, yang sedang menarik jaket Menteri Investasi Indonesia, Bahlil Lahadalia, saat debat cawapres, Jumat (22/12).

Menurut Hasto, sikap Prabowo menarik jaket Bahlil menunjukkan eks Danjen Kopassus itu tidak mirip dengan Presiden Jokowi yang tak pernah berperilaku kasar. Hasto menuding ada upaya kekuasaan untuk menghilangkan video yang viral di medsos itu.

Hal ini disampaikan Hasto di sela peresmian kantor TPD Ganjar-Mahfud Jawa Barat, Minggu (24/12).

"Tahu tidak, kekuasaan pemerintah dikerahkan, sehingga video-video 'etik ndasmu' dan 'kerah Bahlil ditarik' dilenyapkan. Video-video yang menceritakan Ganjar sulit diupload. Ini menunjukkan bahwa mereka yang berperilaku kasar bukan Jokowi, Prabowo bukan Jokowi,"

Hasto Kristiyanto

Hasto menuding, saat ini ada pihak tertentu yang berupaya mengintimidasi RT, kepala desa, pengusaha, sampai jurnalis jelang Pilpres 2024. Bahkan Hasto mengaku mendengar jurnalis Najwa Shihab beserta krunya juga mendapat intimidasi.

"Masa, Mbak Najwa saja menerima intimidasi? Mbak Nana (sapaan Najwa Shihab) yang memandu acara Mata Najwa diintimidasi. Akun Mbak Nana dan pengikutnya ada 31 dalam kelompok Narasi ini sudah diretas," ujar Hasto.

"Sudah diancam mau diam atau mati? Apakah kita membiarkan ancaman ini? Apakah kita akan membiarkan ancaman terhadap Mbak Najwa?" imbuh dia.

Momen Prabowo Subianto memberi semangat ke Gibran Rakabuming Raka di debat cawapres di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2023). Foto: Dok. Istimewa

Hasto lalu mengimbau pendukung Ganjar-Mahfud untuk mendampingi pihak-pihak yang diintimidasi. Menurutnya, pembelaan hukum bisa dilakukan terhadap mereka melawan pihak-pihak yang melakukan intimidasi.

"Kepala desa diintimidasi, pengusaha diintimidasi agar tidak membantu Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD, kita tak perlu takut karena kita mampu menggalang kekuatan gotong royong rakyat," kata Hasto.

"Ibu-ibu yang membela mahasiswa, ibu Sinta, diintimidasi. RT-RT diintimidasi, Tiktoker yang pro-Ganjar diintimidasi," tambah dia.

Hasto pun mengajak masyarakat mewaspadai pemimpin yang tak memiliki keluarga dan karakter yang baik.

"Maka, mari di Jawa Barat ini yang terkenal dengan budayanya. Mari kita bergerak, kita sampaikan politik itu membangun hal-hal yang baik. Politik itu hanya bisa dilakukan oleh pemimpin yang keluarganya baik, karakternya baik, kepedulian pada rakyatnya baik. Memimpin Indonesia tidak bisa dengan marah-marah, tidak bisa dengan melempar ponsel," tandas dia.