Hasto soal Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Dukung Ganjar: Silakan Diusut

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (15/11). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (15/11). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi pakta integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso yang isinya menyatakan akan mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Hasto mempersilakan dokumen tersebut diusut hingga tuntas.

"Diusut saja semuanya," kata Hasto di Gedung High End, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

"Kan kita menang ini (dari) suara rakyat. Kita menang bukan (dari) pakta integritas," imbuh dia.

Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, bersama jajaran lainnya merespons isu politik terkini di Kantor TPN, Jakarta, Rabu (8/11/2023). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

Sementara Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, menegaskan, pihaknya tak pernah meminta siapa pun menandatangani pakta integritas untuk mendukung Ganjar.

"Jelas-jelas TPN tidak pernah melakukan, meminta orang menandatangani surat mendukung yang namanya pakta integritas atau segala macam," ujar Arsjad.

Selain itu, Arsjad menyoroti pakta tersebut yang diterbitkan sebelum Ganjar-Mahfud mendaftar sebagai capres-cawapres ke KPU.

"Tolong dilihat juga kapan tanggalnya dan segala macam dan dengan siapa (menandatangani). Tapi saya bisa menjelaskan bahwa TPN sendiri, kami sangat berpandangan dan berpegang terhadap yang namanya governance dan integritas," tandas dia.

Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso, mengenakan baju tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengondisian temuan laporan pemeriksaan BK untuk wilayah Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2023, Selasa (14/11/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Dokumen pakta integritas ini terungkap ketika Yan Piet Mosso ditangkap KPK. Dalam pakta integritas itu tercantum data diri Yan Piet Mosso beserta lima poin pernyataan.

Dalam salah satu poin, Yan Piet Mosso menyatakan siap mencari dukungan dan memberikan kontribusi suara di Pilpres 2024 minimal 60%+1. Suara itu akan didistribusikan untuk kemenangan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI di Kabupaten Sorong.

Di dalam dokumen tersebut tertera nama Kabinda Papua Barat, Brigjen TNI TSP Silaban, sebagai saksi atau pihak yang mengetahui.