Hasto soal Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Dukung Ganjar: Silakan Diusut
ยทwaktu baca 2 menit

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi pakta integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso yang isinya menyatakan akan mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Hasto mempersilakan dokumen tersebut diusut hingga tuntas.
"Diusut saja semuanya," kata Hasto di Gedung High End, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).
"Kan kita menang ini (dari) suara rakyat. Kita menang bukan (dari) pakta integritas," imbuh dia.
Sementara Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, menegaskan, pihaknya tak pernah meminta siapa pun menandatangani pakta integritas untuk mendukung Ganjar.
"Jelas-jelas TPN tidak pernah melakukan, meminta orang menandatangani surat mendukung yang namanya pakta integritas atau segala macam," ujar Arsjad.
Selain itu, Arsjad menyoroti pakta tersebut yang diterbitkan sebelum Ganjar-Mahfud mendaftar sebagai capres-cawapres ke KPU.
"Tolong dilihat juga kapan tanggalnya dan segala macam dan dengan siapa (menandatangani). Tapi saya bisa menjelaskan bahwa TPN sendiri, kami sangat berpandangan dan berpegang terhadap yang namanya governance dan integritas," tandas dia.
Dokumen pakta integritas ini terungkap ketika Yan Piet Mosso ditangkap KPK. Dalam pakta integritas itu tercantum data diri Yan Piet Mosso beserta lima poin pernyataan.
Dalam salah satu poin, Yan Piet Mosso menyatakan siap mencari dukungan dan memberikan kontribusi suara di Pilpres 2024 minimal 60%+1. Suara itu akan didistribusikan untuk kemenangan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI di Kabupaten Sorong.
Di dalam dokumen tersebut tertera nama Kabinda Papua Barat, Brigjen TNI TSP Silaban, sebagai saksi atau pihak yang mengetahui.
