Hasto Ungkap Bisik-bisik Kaesang Saat Sungkem ke Megawati di KPU

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara Rakor Pemenangan Pilpres dan Pileg PDIP Jatim di Vasa Hotel, Surabaya, Sabtu (14/10/2023). 
 Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara Rakor Pemenangan Pilpres dan Pileg PDIP Jatim di Vasa Hotel, Surabaya, Sabtu (14/10/2023). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Momen Gibran dan Kaesang sungkem ke Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, jelang pengundian nomor urut capres-cawapres di KPU pada Selasa (15/11) terus disorot.

Kaesang sempat berbincang singkat saat menyalami Megawati.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap apa hal yang disampaikan Kaesang kepada Megawati. Ia mengatakan, Kaesang menyampaikan dirinya sudah menjadi Ketum PSI.

"Ya Mas Kaesang cerita, jadi Ketum PSI. Ya gitu aja, terus salaman," kata Hasto di Gedung High End, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Capres dan Cawapres berpose bersama nomor urut pemilu 2024 di KPU RI. Foto: Luthfi Humam/kumparan

Hasto menilai, tak ada yang spesial dari momen tersebut. Ia mengatakan, Megawati menyambut pernyataan Kaesang dengan selamat.

"Ya salaman, kita sama-sama selamat, jadi Ketum PSI kan sudah tahu, sudah diberitakan," jelas dia.

Hasto enggan menanggapi publik yang menilai salam Kaesang itu disambut baik Megawati.

"Ya sudahlah, kita enggak perlu lagi drama, yang penting dengan nomor 3, Ganjar-Mahfud memberi jawaban terbaik karena prosesnya muncul dengan jalan lurus," ujar Hasto.

"Bukan dengan jalan manipulasi di MK. Tapi dengan jalan yang tidak cederai demokrasi," pungkas dia.

Momen Kaesang menyalami Megawati yang didampingi oleh Gibran di acara pengundian nomor urut pasangan capres-cawapres di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa (14/11). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka, dan adiknya Kaesang Pangarep sempat sungkem kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di KPU.

Namun, di media sosial mulai menyebar menarasikan Gibran dan Kaesang ditolak oleh Megawati. Disebutkan Megawati tidak menghiraukan sungkem Gibran dan Kaesang.

Gibran dengan tegas membantah adanya penolakan dari Megawati ketika dirinya dan Kaesang sungkem.

"Tidak ada penolakan kok, jangan percaya hoaks," kata Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (15/11).