Hatta Ali Dipanggil 'Opung' oleh Harun Masiku: Saya Enggak Ada Hubungan Keluarga

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baliho buronan KPK Harun Masiku yang kemudian dibongkar oleh Satpol PP. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Baliho buronan KPK Harun Masiku yang kemudian dibongkar oleh Satpol PP. Foto: Dok. Istimewa

Eks Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali, membantah pernyataan yang menyebut dirinya memiliki kedekatan dengan mantan caleg PDIP, Harun Masiku. Dia menegaskan tak punya hubungan keluarga dengan Harun.

"Saya enggak ada hubungan keluarga sedarah maupun semenda dengan HM dan juga dari suku yang berbeda," kata Hatta Ali saat dihubungi, Jumat (23/5).

Menurut dia, Harun hanya menjual namanya saja demi mencari keuntungan pribadi.

Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali Foto: Widodo S. Jusuf/Antara

"Saya sudah tahu secara pasti bahwa HM ini suka menjual jual nama demi keuntungannya sehingga adalah konyol kalau mau membantunya," ujar dia.

Harun Masiku pun disebut pernah berada di ruangan Hatta Ali saat masih menjabat Ketua MA pada 2019. Kala itu, di ruangan tersebut, ada pula Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan mantan Wantimpres yang juga politikus PPP Djan Faridz.

Foto selfie Harun Masiku bersama Hasto dan Djan Faridz di Ruangan Ketua MA. Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Terkait hal tersebut, Hatta Ali mengaku tak tahu soal Harun Masiku berada di ruangannya.

"Saya enggak tahu foto di mana itu karena saya enggak ada di situ," ujar Hatta Ali.

Kedekatan antara Harun dengan Hatta Ali itu sebelumnya disampaikan oleh eks kader PDIP, Saeful Bahri.

Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Saeful Bahri, dalam persidangan kasus dugaan suap komisioner KPU RI dan perintangan penyidikan Harun Masiku, dengan terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/5).

Mulanya, jaksa mencecar Saeful terkait alasan PDIP yang bersikukuh mengajukan Masiku sebagai caleg DPR terpilih pengganti Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia.

"Apa alasan yang kemudian kok yang menjadi pengganti ini harus Harun Masiku, bukan kader lain yang notabene lebih lama keanggotaannya?" tanya jaksa dalam persidangan.

"Saya tidak tahu dan tidak perlu tahu," jawab Saeful.

"Apa, sih, kaitannya kemudian kok diperjuangkan mati-matian Harun Masiku menjadi anggota DPR?" cecar jaksa.

"Itu dialektikanya di DPP," ucap Saeful.

Jaksa kemudian membacakan BAP Saeful Bahri saat diperiksa penyidik KPK sebagai saksi. Dalam BAP itu, terungkap bahwa Masiku mengaku memiliki kedekatan dengan Hatta Ali.

"Saudara ditanya oleh penyidik, 'agar Saudara jelaskan apakah Saudara mengetahui jika Harun Masiku memiliki kedekatan dengan pejabat di MA?', gitu kan?" ujar jaksa membacakan BAP Saeful Bahri.

"Iya," timpal Saeful.

Jaksa lantas kembali membacakan BAP Saeful Bahri.

"'Dapat saya jelaskan bahwa benar bahwa Harun Masiku pernah mengatakan kepada saya memiliki kedekatan dengan pejabat Mahkamah Agung yaitu Hatta Ali, Ketua MA. Harun Masiku biasa menyebut Hatta Ali dengan panggilan Opung atau 01. Harun Masiku juga pernah mengirimkan foto kedekatan dengan Hatta Ali ketika Harun Masiku berfoto di ruangan Hatta Ali bersama dengan Hasto dan Djan Faridz', betul?" tanya jaksa.

"Betul," jawab Saeful.