Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Heboh Adelia di Bandung Jadi Korban KDRT Suami Bertahun-tahun
25 Maret 2025 21:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Adelia Septa diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya, di Kabupaten Bandung.
ADVERTISEMENT
Adelia pun mengunggah foto-foto, di antaranya bibir bengkak-jontor, jidat memar, kaki-tangan lebam.
Ada pula video saat Adelia dikasari sampai menangis.
Adelia mengaku mendapat perlakuan buruk dari suami sejak tahun 2023, tapi dia bertahan karena keberadaan anak.
"Gimanapun kacaunya diri aku tetap deep down, merasa punya tanggung jawab untuk harus terlihat bahagia dan ceria buat anak," tulis dia, dikutip Selasa (25/3). Adelia mempersilakan kumparan mengutipnya dan menggunakan foto-fotonya.
Adelia menambahkan kerap dipiting bahkan dibanting oleh suaminya. Penyiksaan itu, kata dia, dilakukan berjam-jam sehingga Adelia kerap kabur dari rumah.
Polisi Usut Kasus Ini
Terkait adanya viral kasus KDRT ini, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, telah membuka komunikasi dengan korban.
"Ternyata korban ini sudah pernah melapor tahun 2023, ada kesepakatan damai kedua belah pihak sehingga perkara tidak bisa dilanjutkan," kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, kepada wartawan, Selasa (25/3).
ADVERTISEMENT
Aldi melanjutkan, "Namun karena hari ini korban ingin melanjutkan kembali, maka kita akan proses dengan tuntas."
“Iya dugaan pelaku suaminya, tapi kita harus sesuai SOP,” kata Aldi.
“Setiap perkara itu harus mengumpulkan alat bukti, dan membangun konstruksi hukum sesuai dengan fakta-fakta yang ada, harapannya saksi-saksi bisa segera hadir, alat bukti bisa segera dikumpulkan, apabila sudah jelas maka kita lakukan gelar perkara, tidak menutup kemungkinan pelaku jadi tersangka,” ujar Aldi.
Ada Beking?
Aldi pun menjawab soal heboh isu adanya bekingan pelaku. "Walah enggak ada, ini negara hukum, siapa berbuat apa, kalau salah, berdasarkan alat bukti yang ada ya nanti digelarkan," ujarnya.
"Kalau memenuhi unsur sebagai tersangka ya tersangka, semua masyarakat sama di muka hukum. Polresta Bandung tegak lurus," kata Aldi.
ADVERTISEMENT