Heboh Coretan #KamiBersamaSukatani di Tembok Polrestabes Bandung, Kini Dihapus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana depan Mapolrestabes Bandung, pada Jumat (21/2/2025).  Foto: Robby Bouceu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana depan Mapolrestabes Bandung, pada Jumat (21/2/2025). Foto: Robby Bouceu/kumparan

Beredar video memperlihatkan coretan bertuliskan #KamiBersamaSukatani di depan Mapolrestabes Bandung. Coretan itu muncul di tengah Aksi Kamisan Bandung, Kamis (20/2).

Saat Aksi Kamisan itu juga tampak peserta membawa spanduk kuning dengan tulisan #KamiBersamaSukatani. Tak diketahui pasti siapa yang membuat coretan itu.

Coretan itu saat ini telah hilang. Pantauan di lokasi, tak ada lagi coretan dan spanduk di depan Polrestabes Bandung tersebut.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah enggan berkomentar terkait coretan itu. “Belum,” katanya, Jumat (21/2).

Suasana depan Mapolrestabes Bandung, pada Jumat (21/2/2025). Foto: Robby Bouceu/kumparan

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menanggapi terkait ramai Sukatani Band yang mengunggah video permintaan maaf atas lagu ciptaannya yang berjudul Bayar Bayar Bayar. Lagu tersebut berisi kritikan ke polisi.

Kapolri sendiri tak mempermasalahkan lagu tersebut. Ia menganggap kritik masyarakat merupakan masukan untuk evaluasi Polri ke depan.

"Tidak ada masalah. Mungkin ada miss namun sudah diluruskan. Polri tidak antikritik sebagai masukan untuk evaluasi," ujar Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Jumat (21/2).

Kapolri mengatakan dalam menerima kritik Polri harus legowo.