Heboh Mahasiswa Unpad Dijemput Petugas Pakai APD Lengkap di Cafe di Jatinangor

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran. Foto: Wikipedia
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran. Foto: Wikipedia

Sebuah video soal mahasiswa Unpad dijemput petugas medis dengan alat pelindung diri (APD) lengkap dan ambulans beredar. Kabarnya, mahasiswa itu dijemput karena isu virus corona.

Terkait heboh video itu, pihak Unpad memberi penjelasan. Pada Senin (30/3), Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjadjaran Dandi Supriadi menyampaikan bahwa mahasiswa itu memang dijemput petugas medis.

"Mahasiswa tersebut sebetulnya dijemput oleh Satgas dan Klinik Unpad dari sebuah cafe di Jatinangor untuk dibawa menuju fasilitas kesehatan sebagai respons cepat Unpad atas keluhan sakit mahasiswa yang bersangkutan," beber Dandi.

collection embed figure

Peristiwa di video itu sendiri terjadi pada Jumat (27/3). Petugas medis memakai APD lengkap dan ambulans untuk keamanan.

"Usai dilakukan pemeriksaan dan diberikan pengobatan, kondisinya sudah lebih baik sehingga ia diperkenankan keluar rumah sakit esok harinya. Namun, untuk tindakan kewaspadaan, ia sementara dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP)," jelas Dandi.

Dandi menjelaskan, Unpad memfasilitasi isolasi mandiri mahasiswa tersebut sampai beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat yang telah mendengar berbagai kabar tentang status kesehatan mahasiswa yang bersangkutan dari berbagai sumber, diharap tenang.

"Karena kondisi sebenarnya tidak mengkhawatirkan. Unpad akan bekerjasama dengan segenap pihak untuk memastikan keamanan kampus dan sekitarnya," urai dia.

"Unpad melalui Satgas COVID-19 bersama Pusat Riset Kebencanaan mendukung kebutuhan 269 mahasiswa yang masih tinggal di asrama dan saat ini semua dalam keadaan sehat. Unpad juga berkomitmen memfasilitasi beberapa mahasiswa dengan kondisi tertentu lainnya untuk ditampung di asrama," tutup dia.