Heboh, Nisan Bertuliskan Keturunan Nabi Sulaiman & Nabi Daud di Tangerang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Heboh makam bertuliskan keturunan Nabi Sulaiman dan Nabi Daud di Tangerang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Heboh makam bertuliskan keturunan Nabi Sulaiman dan Nabi Daud di Tangerang. Foto: Dok. Istimewa

Warga di Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, dibuat heboh dengan kemunculan makam tua dengan nisan yang bertuliskan keturunan Nabi Sulaimam dan Nabi Daud.

Diketahui, makam dengan nama Nesah binti Nabi Sulaiman bin Nabi Daud ini, ditemukan pertama kali oleh warga yang hendak menggali kubur di kawasan setempat beberapa hari yang lalu.

Kepala Dusun Desa Selapajang, Sofyan Dari mengatakan, nisan bertuliskan keturunan nabi ini, pertama kali ditemukan beberapa warga yang akan menggali kubur.

"Awalnya dilihat warga yang hendak gali kubur, terus heboh, hingga kami pun langsung mengecek ke lokasi," katanya, Senin (28/2).

Saat dicek, warga pun curiga dengan makam tersebut, hingga akhirnya berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan ulama setempat.

Heboh makam bertuliskan keturunan Nabi Sulaiman dan Nabi Daud di Tangerang. Foto: Dok. Istimewa

"Kita curiga soal makam ini, dan kita pun langsung melakukan koordinasi untuk mempertanyakan soal makam ini," ujarnya.

Dan ternyata diketahui, makam itu hanya milik seorang warga biasa yang telah wafat beberapa tahun yang lalu.

"Setelah kita lakukan pengecekan, ternyata itu makam biasa, bukan makam ulama, atau keturunan nabi," jelasnya.

Alhasil, untuk menghindari adanya kesalahpahaman di masyarakat setempat, akhirnya Ketua Dusun yang didampingi oleh pihak kepolisian pun memutuskan untuk membongkar nisan tersebut.

"Akhirnya kita bongkar, nisannya saja, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

Heboh makam bertuliskan keturunan Nabi Sulaiman dan Nabi Daud di Tangerang. Foto: Dok. Istimewa

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Ipda Mukhlis mengatakan, pihaknya mendampingi proses pembongkaran itu, dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

"Kita dampingi proses pembongkarannya dan adanya hal ini kita lakukan tindak lanjut," ungkapnya.

Pembongkaran batu nisan itu dilakukan untuk menghindari adanya keresahan atau tindakan menyimpang di masyarakat.

"Ya, kami bersama warga di sini, akhirnya membongkar batu nisan tersebut. Tindakan ini adalah hasil musyawarah dari masyarakat setempat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Mukhlis.

Lanjut Mukhlis, setelah dibongkar, nisan pada makam tersebut pun diganti dengan tanda berupa batu yang berbentuk lampu.

"Diganti (nisannya) sama batu yang bentuknya kayak lampu, sebagai penanda saja," ujarnya.

Sementara, pihaknya pun masih memeriksa warga setempat, perihal kemunculan nisan bertuliskan keturunan nabi itu. Diduga dilakukan oleh orang iseng.

"Untuk hal-hal yang lebih lanjut masih kita lakukan pemeriksaan," ungkapnya.