Heboh Perempuan Baru Pulang Ngaji Jadi Korban Begal Payudara di Kotagede, DIY
ยทwaktu baca 2 menit

Seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual di jalan sepi di Kotagede, Kota Yogyakarta. Kejadian itu diceritakan korban melalui media sosial Twitter.
Peristiwa tersebut terjadi pada 24 Mei sekitar 20.35 WIB. Korban saat itu baru pulang mengaji di daerah Depokan, Kotagede.
"Jadi kronologinya itu, hari selasa 24 mei sekitar pukul 20.35 malem aku pulang ngaji dari rumah ustadzahku yg ada di daerah Depokan, Kotagede, nah aku pulang ke selatan lewat Jl Depokan," tulis perempuan tersebut.
"Nah di jl Depokan itu posisinya aku naik motor sendiri, di situ jalannya sepi gerimis abis hujan tiba2 aku dipepet sama cowo yg aku ga kenal pake motor matic di sebelah kananku dan tiba2 dia meremas bagian bawah p*yud*r* aku bagian kanan," bebernya.
"Beruntung pelaku ga berhasil megang bagian PD tp kena bawahnya persis. Jelas aku shock, nangis tapi alhamdulillah bisa lanjut jalan pulang ke rumah dg selamat ga kurang suatu apapun," jelasnya.
Korban menjelaskan, rumah dirinya dengan TKP hanya sekitar 700 meter. Saat kejadian, dia tidak menggunakan kacamata sehingga tidak bisa melihat dengan jelas wajah pelaku.
"Yg aku inget dia pake motor matic skupi, pake jaket sh*p** f**d, pake mantel plastik warna hijau, sama helm hitam. sayangnya aku ga sempet liat plat nomernya ya krn bener2 ga keliatan dan krn aku shock jd ga sempet liat," bebernya.
Korban saat itu hanya bisa refleks dengan mengucapkan istighfar. Setelah itu, pelaku menuju arah selatan. Pelaku sempat kembali menengok ke arah korban tetapi wajah pelaku tak bisa dilihat dengan jelas oleh korban. Setelah itu pelaku meninggalkan korban.
Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan. Jika belum melapor, korban diharapkan segera melapor ke polsek terdekat.
"Terkait kejadian tersebut Polresta Yogyakarta akan melakukan penyelidikan sambil menunggu atau meminta keterangan dari pihak korban. Segera melapor ke Polsek Kotagede atau kantor kepolisian terdekat (jika korban belum melapor)," kata Timbul.
Selain itu, Timbul berharap bila ada masyarakat memiliki informasi terkait peristiwa ini bisa memberikan informasi kepada mereka.
