Heboh Remaja Wanita Coba Bunuh Diri dari Fly Over Jamin Ginting, Medan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bunuh diri dari atas gedung. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bunuh diri dari atas gedung. Foto: Shutter Stock

Beredar video seorang remaja wanita akan melompat dari fly over Jamin Ginting, Kota Medan, pada Minggu (8/11). Sebelum lompat, wanita itu merentangkan tangan, lalu dengan sigap warga yang ada di sekitar lokasi menyelamatkannya.

Video itu kemudian viral di media sosial. Para pengguna jalan di sekitar Jalan Jamin Ginting, mendadak heboh. Mereka menghentikan kendaraan untuk melihat wanita yang berdiri di dinding fly over.

Dalam narasi video itu dituliskan sebelum lompat, wanita itu terlebih dahulu menaiki bahu fly over. Sedangkan ciri-ciri wanita itu mengenakan piyama putih biru bergambar doraemon dan memakai sandal jepit.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB dan wanita yang akan melompat diperkirakan masih remaja.

instagram embed

Kapolsek Delitu AKP Zulkifli membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut Bhabinkamtibmas Polsek Deli Tua, Aiptu SIJ Munthe bersama warga berhasil mengamankan wanita tersebut agar tidak lompat.

"Namun saat sulit mengungkap identitasnya, sebab wanita itu, terus berteriak dan menangis," kata Zulkifli, Senin (9/11)

Zulkifli menambahkan, setelah tenang, wanita itu mengaku keluarganya ada di Simpang Kampus USU. Setelah itu dia diantar ke lokasi yang dimaksud.

"Aiptu S Munthe bersama seorang tukang becak motor lalu mengantarkan anak remaja itu," ucap dia.

Lebih lanjut, Zulkifli menyebut remaja itu diduga mengalami depresi. Sehingga pihaknya tidak mengusut lebih jauh kasus ini.

-------------------

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.