Heboh Taruna Akpol Serang Pengasuh, Kompolnas: Pengasuh Berwenang Cek Laptop

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti. Foto: Fanny Octavianus/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti. Foto: Fanny Octavianus/ANTARA

Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menyerang perwira yang merupakan pengasuhnya, karena tak terima laptopnya diperiksa. Peristiwa ini telah dibenarkan Gubernur Akpol, Irjen Pol Krisno Siregar, kepada kumparan sebelumnya.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, mengatakan perwira yang merupakan pengasuh dari Taruna berhak untuk melakukan pemeriksaan pada laptop taruna itu.

“Laptop hanya boleh dipergunakan untuk keperluan pendidikan, tidak boleh untuk keperluan pribadi. Pembina atau pengasuh berwenang melakukan pemeriksaan tas dan laptop untuk menghindari penyalahgunaan fasilitas pendidikan,” tulis Poengky dalam keterangannya pada kumparan, Jumat (6/9).

Poengky mengaku belum mengetahui pasti apa yang menjadi motif dari Taruna tersebut menyerang Pengasuhnya.

“Kami belum tahu ceritanya. Tapi dari pemberitaan menyebutkan yang bersangkutan marah ketika pembinanya hendak memeriksa laptopnya. Sebelumnya yang bersangkutan ditegur karena melanggar jam malam saat pulang berobat,” tulis Poengky.

“Kami akan mengirimkan surat klarifikasi untuk mendapat penjelasan dari Gubernur Akpol,” lanjut dia.

Poengky belum mengetahui background dari sang Taruna yang digadang-gadang adalah anak dari seorang petinggi di Mabes Polri. Dia pastikan akan mengecek hal tersebut.

“Dalam surat klarifikasi kami, kami akan menanyakan kebenaran hal tersebut,” pungkasnya.

Ia juga belum mengetahui pasti apa sanksi yang akan menimpa sang Taruna. Dirinya meminta untuk menunggu hasil pemeriksaan.

“Saya belum tahu apa sanksinya. Kita tunggu pemeriksaannya ya,” ujar Poengky.