Helikopter Disebut Datangi Kawinan Mantan di Trenggalek Ternyata Latihan TNI AU

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Helikopter milik TNI AU di Trenggalek yang disebut datang ke kawinan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Helikopter milik TNI AU di Trenggalek yang disebut datang ke kawinan. Foto: Dok. Istimewa

Sebuah pernikahan di Kabupaten Trenggalek, Jatim, dihebohkan adanya kabar datangnya sang mantan dengan menggunakan helikopter. Video kedatangan helikopter yang disebut kedatangan mantan itu bahkan heboh di media sosial. Faktanya, helikopter itu milik TNI AU yang sedang latihan di lapangan bola Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Lokasi lapangan bersebelahan dengan rumah warga yang sedang menggelar hajatan kawinan. Helikopter itu terbang dari Lanud Iswahjudi Madiun.

kumparan post embed

Pengganti Petugas Sementara (Pgs) Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Iswahjudi, Kapten Sus Yudha Pramono, menjelaskan video viral di jagad maya itu ialah latihan TNI AU.

instagram embed

Tepatnya, penutupan kegiatan Fighter Weapon Instructor Course (FWIC) TNI AU 2021 pada Selasa (3/8) lalu. Yudha menjelaskan helikopter yang turun di Lapangan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, merupakan Helikopter Super Puma milik TNI AU.

“Jadi helikopter yang di Trenggalek itu dalam rangka mendukung salah satu skenario latihan FWIC,” ungkap Yudha saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (5/8).

Ia menambahkan FWIC TNI AU tahun 2021 ini merupakan yang pertama diselenggarakan secara mandiri oleh TNI AU. Kegiatan diikuti oleh 5 orang penerbang tempur TNI AU yang akan diproyeksikan menjadi penasihat bidang pertempuran udara, baik pada tingkat taktis maupun tingkat operasional.

Helikopter milik TNI AU di Trenggalek yang disebut datang ke kawinan. Foto: Dok. Istimewa

Dalam latihan itu, dilibatkan juga pesawat tempur asal Skadron para candidate FWIC yakni pesawat Sukhoi SU-27/30, F-16 Fighting Falcon, T-50i Golden Eagle dan pesawat EMB-314 Super Tucano.

“Ini simulasi simulasi latihan combat SAR dalam rangka FWIC,” imbuh Yudha.

Ditanya soal kabar kedatangan mantan dalam pernikahan itu, Yudha menjelaskan bahwa kabar yang beredar itu tidak benar. Karena, helikopter tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari latihan TNI AU.

Ia berharap kepada masyarakat agar informasi tersebut segera bisa diluruskan. Sehingga, tidak menimbulkan kabar yang membingungkan publik.

Siapa yang Turun dari Helikopter

Pertanyaan netizen terkait siapakah yang turun dari helikopter Super Puma milik TNI AU tersebut kini sudah terjawab. Bukan mantan yang datang ke pernikahan warga Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Ternyata ada lima penerbang tempur TNI AU yang turun dalam kegiatan Fighter Weapon Instructor Course (FWIC).

Mereka adalah Mayor Pnb Ferry Rachman, Mayor Pnb Satria Tikwana, Mayor Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko, Mayor Pnb Eri Nasrul Mahlidar, dan Mayor Pnb Dedy Pratomo.

Kelimanya baru saja dinyatakan lulus dari program FWIC TNI AU.

“Kelimanya TNI AU yang baru saja lulus dari FWIC itu, dan turun di lapangan di Trenggalek,” ujar Yudha.