Hendak Antar Jenazah Anak ke Jepara, Pasutri Tewas Kecelakaan di Tol Batang

Perjalanan Mulyana (50) dan Giyati (50) mengantarkan jenazah anak mereka ke Desa Keling, Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terhenti di Jalan Tol Batang-Semarang KM 379+900.
Keduanya tewas setelah ambulans yang membawa mereka dan jenazah sang anak, mengalami kecelakaan beruntun di jalan tol tersebut pada Rabu (19/8) sekitar pukul 00.45 WIB.
Kasatlantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan, dalam laka beruntun tersebut, 3 penumpang ambulans tewas yakni Mulyana, Giyati dan rekan sopir ambulans bernama Tekat Susanto (48).
Mereka berangkat dari Jakarta ke Desa Keling Jepara untuk memakamkan jenazah sang anak.
"Iya Mulyana dan Giyati adalah pasutri. Mereka membawa jenazah anak yang rencana dimakamkan di Desa Keling, Jepara," ujar Eka saat dikonfirmasi kumparan, Jumat (21/8).
Dalam insiden ini, Mulyana meninggal dengan luka di bagian kepala sedang dan patah tulang pada tangan kiri. Mulyana dinyatakan meninggal dunia saat dibawa menuju RSI Weleri, Kabupaten Kendal.
Sementara sang istri, Giyati (50), mengalami cedera kepala berat. Giyati juga dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi menuju RSI Weleri.
Korban terakhir, Tekat Susanto mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang tertutup pada tangan kiri sebelum dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Eka menjelaskan, kecelakaan bermula saat ambulans bernomor polisi D 1142-AFZ melaju dari arah Jakarta menuju Semarang sekitar pukul 00.45 WIB. Kondisi jalan lurus dan permukaan beton dalam keadaan baik. Saat kejadian, cuaca cerah dan arus lalu lintas terpantau sedang.
Sesampainya di KM 379+900, sopir ambulans diduga kurang berkonsentrasi saat berkendara sehingga menabrak bagian belakang samping kanan truk Hino BE-8501-PV yang berada di depannya.
Benturan tersebut membuat ambulans bergerak ke arah kanan. Ambulans kemudian menabrak bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama.
Benturan berikutnya menyebabkan roda cadangan yang berada pada truk Hino terlepas dari kendaraan. Roda cadangan tersebut kemudian terpental ke belakang dan menghantam bagian depan Toyota Avanza yang melaju searah di belakang ambulans.
"Roda kemudian menghantam bagian depan mobil Toyota," kata Eka.
Petugas kepolisian bersama tim penanganan jalan tol kemudian mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat serta mengatur arus lalu lintas untuk mencegah terjadinya kepadatan panjang.
