Hendak Beli Jajan di Warung, Bocah 5 Tahun Tewas Disengat Tawon Vespa di Bekasi
·waktu baca 3 menit

Sengatan tawon memakan korban di Kampung Piket, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Seorang bocah berusia 5 tahun, yakni SK tewas akibat sengatan itu. Sementara kakaknya, SG (6), selamat.
Relawan kesehatan kecamatan setempat, Rajab (39), mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/10), sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, kakak beradik ini sedang berjalan menuju warung hendak beli jajan ketika diserang tawon yang ada di pinggir jalan.
"Dia berdua mau jajan, kebetulan sarang tawon ada di pinggir jalan. Namanya juga bocah, enggak tahu, tiba-tiba dikerubutin tawon itu," kata Rajab saat dikonfirmasi, Jumat (31/10).
SG sempat lari menyelamatkan diri, sementara adiknya tak sempat menghindar dan diserang tawon. Setelah tawon pergi, SG meminta bantuan warga mengevakuasi adiknya yang lemas akibat sengatan.
"Kalau abangnya enggak terlalu parah, adiknya justru sekujur tubuh, badan, muka, pipi, bibir, kepala, tangan, kena sengatan," ucap dia.
Keduanya sempat dibawa ke klinik terdekat untuk dibersihkan luka sengatannya, lalu dipulangkan karena tidak dirawat inap.
Malam harinya suhu tubuh SK kembali naik. Ia juga tampak pucat dan melemah. Orang tua korban memanggil bidan setempat, tapi hanya diberikan obat penurun panas.
"Bidan enggak berani infus. Katanya kalau enggak ada perubahan segera dibawa ke rumah sakit," kata dia.
Keesokan harinya, Kamis (30/10) sekitar pukul 14.00 WIB, Rajab menerima laporan warga agar membantu membawa anak tersebut ke rumah sakit.
"Pas dibawa ke RS, wajah si adik sudah biru, pucat, kuning," ucap Rajab.
Rajab bersama tim relawan segera mengevakuasi keduanya ke RS Anna Medika, Bekasi Utara.
"Saat itu kondisi adiknya masih sadar tapi sudah enggak respons komunikasi," ujarnya.
Setelah mendapat penanganan medis, nyawa SK tak tertolong. SK dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.00 WIB, pada Kamis itu.
"Selang beberapa jam, adiknya meninggal di ruang observasi setelah dilakukan tindakan," tutur dia.
Jenazah SK telah dimakamkan di TPU Desa Sukatenang pada Jumat (31/10) pagi. Sementara kondisi SG kini berangsur membaik.
"Kakaknya membaik, adiknya dimakamkan dekat rumahnya," ucap Rajab.
Sarang tawon yang menyerang kedua anak itu sudah dibersihkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Dihubungi terpisah, Petugas Rescue Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Asep Sutisna, menyebut tawon yang mematikan itu berjenis Tawon ndas.
"Tawon ndas, Vespa affinis," kata Asep saat dikonfirmasi.
Tawon Vespa memiliki ukuran tubuh 22 mm hingga 30 mm. Serangga ini sangat agresif menyerang apabila merasa terganggu.
Sengatannya bisa berkali-kali dan menimbulkan akibat yang fatal karena gagal ginjal ataupun acute lung edema yang mengakibatkan kematian.
