Hendak Dibawa ke RSJ, ODGJ di Bogor Ngamuk dan Curi Ambulans hingga Tabrak Truk
·waktu baca 2 menit

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinsial TO mencuri mobil ambulans di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). Ia sempat mengendarai mobil itu hingga menabrak truk tronton di Jalan Raya Tlajung Udik.
Kasus ini berawal saat TO mengamuk di Perumahan Griya Bukit Jaya. Warga lalu menghubungi ambulans hingga Satpol PP untuk mengamankannya.
"Tadi pagi ada OGDJ ngamuk di ATM di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlanjung Udik, Akhirnya kita disuruh datang ke lokasi, bareng sama Satpol-PP, petugas desa, kecamatan dan IPSM," Ketua Paguyuban Ambulans Kecamatan Gunung Putri, Abdul Kodir.
TO rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi, Kota Bogor. Namun, karena dia berasal dari Sumatera, petugas perlu surat prosedural agar bisa diterima di rumah sakit jiwa tersebut.
"Rencana mau dibawa ke Marjuki Mahdi. Berhubung dia masih KTP Sumatera akhirnya kita harus buat surat di Desa agar diterima di sana," ujar Abdul sopir ambulans itu.
Sesampainya di Desa Tlanjung Udik, Abdul meninggalkan mobilnya untuk mengisi E-toll. Mobil ditinggal dengan posisi mesin menyala.
TO ditinggal dalam mobil itu bersama dua orang lainnya yakni keluarganya dan petugas Satpol PP. Tapi rupanya saat itu TO mengamuk dan memukuli semua orang di dalam ambulans tersebut.
"Ternyata Satpol PP dan keluarganya dipukuli. Dia ngamuk, akhirnya yang di dalam mobil keluar, nah dia loncat ke depan ambil alih setir," paparnya.
Abdul menerangkan ambulans yang dikendarai TO lalu menabrak truk tronton yang terjebak macet. Ambulans itu ringsek pada bagian depannya.
"Engga luka-luka. Cuma sempat lama evakuasi akhirnya dipaksa borgol dan ikat tambang. Dievakuasi ke rumah sakit jiwa pakai mobil ambulans teman,"pungkasnya.
