Heroiknya Jukir Wanita Gagalkan Pencurian Rp 3,6 M, Berujung Penghargaan Polisi

Juru parkir perempuan bernama Kusmiyanti (65) dengan heroik menggagalkan aksi pencurian modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Kanit Pidum (Kepala Unit Tindak Pidana Umum) Satreskrim Polres Brebes, Ipda Arenas Bayu Setyadi, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban merupakan seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, bernama Kliwon Alwawan. Kliwon baru saja mengambil uang sebesar Rp 3,6 miliar di salah satu bank swasta di Jalan Ahmad Yani.
"Jadi peristiwanya terjadi seusai korban mengambil uang sebesar Rp 3,6 miliar dari salah satu bank. Uang tersebut kemudian diletakkan di jok tengah mobil Pajero yang dibawanya," ujar Arenas, Rabu (17/6).
Korban awalnya berniat langsung pulang ke rumah. Namun, karena merasa sedang diawasi dan dibuntuti, ia mengurungkan niat tersebut.
"Jadi korban ini merasa ada orang yang membuntuti mobilnya. Lalu mampir ke Bank BTN, masuk ke dalam, mobilnya diparkir di luar. Uangnya ditinggal di dalam mobil," jelasnya.
Teriakan yang Menyelamatkan
Tak lama kemudian, terdengar suara orang berteriak di depan bank tersebut, yang ternyata suara Kusmiyanti. Teriakan Kusmiyanti membuat perampok itu kabur.
Korban langsung keluar dan mengecek kendaraannya yang ternyata kacanya sudah pecah.
"Jadi kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah pecah. Saat itu uang yang dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek uang masih utuh," ungkap Arenas.
Polisi Berikan Penghargaan
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah bersama Wakapolres Brebes Kompol Ryke Rahmadhila dan Kapolsek Jatibarang lalu berkunjung ke kediaman Kusmiyanti (65) di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, pada Kamis (18/6).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian, penghargaan, dan rasa hormat dari Polres Brebes atas aksi heroiknya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Brebes menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan tali asih sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian Kusmiyanti dalam membantu mencegah terjadinya tindak pidana.
Selain itu, Polres Brebes juga akan memberikan penghargaan kepada Kusmiyanti yang rencananya diserahkan secara resmi pada Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.
"Yang kami tahu beras, telur, mi instan, dan uang tali asih," kata Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo saat dihubungi, Kamis (18/6).
Sosok Kusmiyanti
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, Kusmiyanti merupakan sosok sederhana yang penuh perjuangan.
Kusmiyanti merupakan janda yang menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai juru parkir sekaligus penjual minuman di Kota Brebes.
Setiap harinya, ia harus menempuh perjalanan sekitar 12 kilometer dari rumahnya di Desa Bojong menuju tempat kerjanya. Bahkan, ia mengawali perjalanan dengan berjalan kaki menuju jalan raya untuk mendapatkan kendaraan menuju Kota Brebes.
Meski hidup dalam keterbatasan, Kusmiyanti dikenal sebagai pribadi yang ramah, jujur, dan penuh rasa syukur.
Sifat tersebut tercermin saat dirinya menyaksikan upaya pencurian terhadap kendaraan yang membawa uang dalam jumlah besar.
Kusmiyanti spontan berteriak meminta pertolongan warga sehingga menarik perhatian masyarakat sekitar dan membuat pelaku gagal melancarkan aksinya.
"Beliau adalah sosok sederhana yang memiliki hati besar. Keberanian, kejujuran, dan kepeduliannya patut menjadi teladan bagi kita semua. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk penghargaan dan rasa hormat atas kontribusi beliau dalam membantu menjaga keamanan masyarakat. Kami juga akan memberikan penghargaan pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk apresiasi atas tindakan mulia yang telah beliau lakukan," ujar Lilik.
Wakapolres Brebes Kompol Ryke Rahmadhila menyampaikan bahwa sosok Kusmiyanti mencerminkan nilai-nilai kebaikan yang dapat lahir dari siapa saja tanpa memandang latar belakang.
"Kami melihat ketulusan yang luar biasa dari Ibu Kusmiah. Beliau tidak hanya berani, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Semoga keteladanan beliau dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan keberanian dalam membantu menjaga keamanan lingkungan," ujar Ryke.
Maling Diburu
Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo mengatakan saat ini Satreskrim Polres Brebes bersama Polsek Brebes masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
"Kami optimistis identitas pelaku dapat segera diungkap melalui keterangan saksi, hasil olah TKP, serta rekaman CCTV yang telah diamankan dari sekitar lokasi kejadian," kata Indra.
Berkaca dari peristiwa ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi perbankan, khususnya dalam jumlah besar.
Ia meminta masyarakat agar tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Selain itu masyarakat dapat menggunakan layanan pengawalan polisi gratis.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Apabila membawa uang dalam jumlah besar, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengawalan kepolisian yang tersedia secara gratis untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal," katanya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu menggagalkan aksi pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan," kata Indra.
