Heru Budi: Belum Ada Rencana Pembongkaran Tiang Monorel di Jalan Rasuna Said

3 Juni 2024 18:20 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan melintas di antara tiang monorel yang terhenti pembangunannya di Jalan Rasuna Said,Jakarta, Jumat (31/5/2024). Foto:  Reno Esnir /ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan melintas di antara tiang monorel yang terhenti pembangunannya di Jalan Rasuna Said,Jakarta, Jumat (31/5/2024). Foto: Reno Esnir /ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Beredar informasi Pemprov DKI Jakarta akan membongkar tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang terhenti pembangunannya.
ADVERTISEMENT
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menanggapi kabar tersebut. Menurutnya hingga saat ini belum ada rencana pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai itu.
"Info dari mana? saya baru tahu ketika baca info dari teman-teman. Saya belum kepikiran sampai ke situ," ujar Heru Budi kepada wartawan, Senin (3/6).
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat ditemui di Pademangan, Jakarta, Rabu (22/5/2024). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Ia mengangguk saat wartawan memastikan belum ada rencana pembongkaran tiang monorel.
Proyek monorel Jakarta ini diresmikan oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri serta Gubernur Jakarta Sutiyoso pada 2004 lalu.
Namun, di era Gubernur DKI Fauzi Bowo, proyek ini dihentikan dengan alasan keuangan.
Sejumlah kendaraan melintas di antara tiang monorel yang terhenti pembangunannya di Jalan Rasuna Said,Jakarta, Jumat (31/5/2024). Foto: Reno Esnir /ANTARA FOTO
Dilansir Antara, saat ini terdapat sekitar 90 tiang yang dibiarkan berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga Jalan Asia Afrika. Tang-tiang ini diketahui menjadi bagian dari proyek pembangunan monorel di Jakarta sejak tahun 2007.
ADVERTISEMENT
Pemprov DKI diketahui sempat meminta PT Jakarta Monorail agar membongkar tiang-tiang tersebut karena mengganggu keindahan kota.
Di sisi lain, tiang tersebut dibangun tidak menggunakan dana APBD atau APBN, sehingga pembongkarannya tak akan merugikan negara.