Hewan Ternak Tak Boleh Sembarangan Masuk Jakarta, Ini Syaratnya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menggiring sapi usai penyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada hewan ternak sapi di Desa Dukuh Tengah, Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (29/6/2022). Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga menggiring sapi usai penyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada hewan ternak sapi di Desa Dukuh Tengah, Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (29/6/2022). Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA FOTO

Menjelang bulan Ramadhan, Pemprov DKI Jakarta tengah berupaya untuk mencukupi kebutuhan pasar akan daging sapi dan kambing. Mayoritas kebutuhan pasar ini dipasok dari luar daerah.

Meski kini tidak ada pembatasan pengiriman hewan ternak seperti tahun lalu saat kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) merebak, tetap ada regulasi khusus yang harus ditaati para pemasok.

“Kita hanya bisa memberikan kebijakan hewan-hewan yang masuk ke Jakarta dilengkapi dokumen administrasinya, yaitu surat keterangan kesehatan hewan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, saat dihubungi wartawan, Kamis (9/3).

Dengan kondisi PMK yang diklaim Eli sudah jauh membaik, surat kesehatan hewan sudah cukup.

“Karena peternak sebelum mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan pasti sudah diperiksa, bahwa dia sudah divaksin, ada penandanya,” lanjutnya.

Aturan ini juga berlaku untuk hewan ternak yang masuk Jakarta dengan keadaan sudah dipotong. Sebelum disimpan di cold storage, maka hewan harus dipastikan sehat saat hidup.

Lebih lanjut, Eli mengatakan saat ini tidak ada kasus PMK di Jakarta. Kasus di Indonesia secara keseluruhan juga sudah terkendali, hal ini dilihat dari tidak adanya zona merah rawan PMK.

Seluruh ternak di DKI Jakarta juga sudah divaksin sehingga ia menjamin seluruh hewan dalam keadaan sehat dan bebas PMK.

“Karena cakupan vaksinasi kita, sudah selesai, ya. Jadi seluruh ternak yang ada di DKI Jakarta pada kondisi yang sudah vaksinasi,” pungkasnya.