Hindari Serangan Panas saat Armuzna, Jemaah RI Jangan Asal Keluar Tenda
·waktu baca 2 menit

Cuaca panas di Makkah, Arab Saudi, menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh jemaah haji Indonesia. Untuk itu, jemaah diminta tidak sembarang keluar tenda saat puncak haji 2025.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, mengungkapkan Pemerintah Arab Saudi juga sudah berpesan agar jemaah haji tetap berada di tenda, khususnya saat di Arafah.
“Di Arafah, yang pertama dijaga jemaah tidak keluar tenda tanpa ada kebutuhan khusus, karena memang kita harapkan jemaah bisa terhindar dari heatstroke, serangan panas, itu berbahaya,” ujar Hilman di Mina, Makkah, Senin (26/5).
Kondisi serupa juga diharapkan bisa dipatuhi saat jemaah sudah bergeser ke tenda Mina. Kemenag juga sudah menyiapkan skema dan jadwal saat prosesi melempar jumrah, sehingga jemaah bisa menjalankannya secara maksimal.
“Yang tentu saja ada berbagai modifikasi yang semua dilakukan demi keamanan dan keselamatan jemaah,” ungkap Hilman.
Hilman memastikan segala persiapan fasilitas di Arafah dan Mina saat puncak haji sudah dimatangkan. Ia sudah berkoordinasi dengan syarikah agar jemaah terlayani dengan baik.
“Dari sekian ribu tenda, harus dipastikan tidak ada yang bermasalah, terutama untuk tenda, untuk air conditioner, untuk pendinginnya, maupun untuk fasilitas sanitasi,” tutur Hilman.
Kemenag akan memberlakukan program Tanazul saat puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) pada musim haji 2025.
Tanazul bertujuan mengurangi kepadatan jemaah haji saat mabit atau menginap di tenda Mina. Dengan skema Tanazul, jemaah yang tinggal di hotel dekat area Jamarat atau tempat lontar jumrah akan kembali ke hotel dan tidak menempati tenda di Mina.
Tanazul ini diberlakukan setelah berhasilnya program Murur di Muzdalifah pada musim haji 1445 H/2024 M. Murur merupakan inovasi dalam manajemen pergerakan jemaah haji saat puncak ibadah.
Dengan skema Murur, jemaah haji tak harus turun di Muzdalifah, tetapi cukup dilakukan dengan melewati Muzdalifah tanpa turun dari bus. Kemudian para jemaah langsung menuju Mina. Skema Murur tetap diberlakukan pada penyelenggaraan haji tahun ini.
