Hizbullah Serang Israel dengan Rudal dan Drone

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Asap dan api membubung menyusul serangan perbatasan dari Lebanon (3/6/2024). Foto: REUTERS/Ayal Margolin ISRAEL OUT
zoom-in-whitePerbesar
Asap dan api membubung menyusul serangan perbatasan dari Lebanon (3/6/2024). Foto: REUTERS/Ayal Margolin ISRAEL OUT

Kelompok Hizbullah dari Lebanon menyerang Israel dengan rudal dan drone pada Kamis (4/7). Mereka mengancam akan menyerang target baru sebagai bentuk balas dendam terbunuhnya seorang pemimpinnya.

Tensi Israel dan Hizbullah naik akibat pecahnya perang di Gaza. Hizbullah merupakan sekutu Hamas yang kini diperangi oleh Israel.

Dalam keterangannya Hizbullah menyebut, mereka menembakkan 200 lebih rudal dan serangkaian drone ke 10 situs militer Israel.

Mereka menyebut, rangkaian serangan itu adalah balasan dari tewasnya komandan Mohammed Nasser di selatan wilayahnya pada Rabu (3/7) kemarin. Nasser adalah pejabat paling senior Hamas yang tewas dalam konflik melawan Israel.

Israel membenarkan serangan Hizbullah. Militer Israel mengidentifikasi 200 proyektil dan 20 benda mencurigakan yang terbang dari arah Lebanon ke negaranya.

Israel menyebut, serangan-serangan itu berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara berserta pesawat tempurnya.

Badan ambulans Israel memastikan tidak ada korban akibat serangan tersebut. Mereka menambahkan, beberapa drone dan pecahan rudal memicu kebakaran.

Israel pun langsung membalas serangan Hizbullah dengan menargetkan sejumlah struktur militer di wilayah Ramyeh dan Houla.

Laporan kantor berita Lebanon dalam dua hari terakhir terdengar dentuman sonik di ibu kota Beirut dan beberapa bagian di negaranya.