HNW Nilai Pertemuan Prabowo dan Megawati Simbol Persatuan Bangsa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hidayat Nur Wahid. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hidayat Nur Wahid. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri baik bagi bangsa. Ini adalah simbol persatuan.

Pertemuan tersebut terjadi saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

“Tentu itu adalah satu hal yang sangat baik di tengah banyak orang yang khawatir di tengah situasi global yang penuh konflik, dan kemudian juga di Indonesia dengan beberapa kondisi yang sekarang ini memerlukan semangat kebersamaan,” kata HNW, Senin (2/6).

HNW menilai pertemuan kedua tokoh tersebut selalu dinanti-nanti oleh publik. Menurutnya, pertemuan yang secara simbolik terjadi di peringatan hari lahir Pancasila ini membawa makna persatuan yang dalam.

“Itu sangat baik tadi ditampilkan dengan kehadiran Bu Mega bersama Pak Prabowo. Sudah sangat lama di publik diharapkan atau keduanya selain mengharapkan bisa ketemu dan sekarang ketemu dalam forum Pancasila,” lanjutnya.

Presiden Prabowo Subianto bersama Megawati Soekarno Putri di acara Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin (2/6/2025). Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

HNW juga menyinggung kemunculan Megawati bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai isyarat positif. Apalagi, hubungan Gibran dan PDIP sempat bersitegang setelah Gibran mengundurkan diri dari PDIP saat Pilpres 2024 lalu.

“Ya harapannya tentu ketika beliau bertiga juga bertemu gitu ya dan pertemuan dalam kondisi di mana banyak pihak mempunyai beragam spekulasi gitu,” kata HNW.

“Ya tentu harapannya ini akan menyelesaikan beragam spekulasi tersebut dan kemudian sesuai dengan risalah Pancasila maka kebersamaan mereka betul-betul dibasiskan kepada sikap kenegarawanan untuk kemudian bisa menghadirkan Indonesia yang lebih solid ke depan,” tuturnya.