Hoaks Cuitan Ridwan Kamil: 'Sekolah yang Pintar Biar Tak Jadi Polisi'

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi kediaman KH. Ma'ruf Amin di Jalam Situbondo, Jakarta, Selasa (12/2/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi kediaman KH. Ma'ruf Amin di Jalam Situbondo, Jakarta, Selasa (12/2/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil termasuk kepala daerah yang aktif di media sosial. Tak hanya soal kinerja pemerintahan yang dipubikasikan, pria yang akrab disapa Emil ini kerap membuat gelak tawa warganet karena unggahan maupun komentarnya.

Namun, baru-baru ini, muncul unggahan foto sebuah cuitan dari akun Twitter @ridwankamil, akun asli Kang Emil, yang menuliskan 'sekolah yg pinter, biar gajadi polisi'.

instagram embed

Cuitan itu diunggah 25 September 2019 sekitar pukul 04.00 WIB. Bahkan, cuitan itu sudah mencapai 45,5 juta retweet dan 555 likes. Sedangkan di bagian tanggal tertulis 'Twitter for Fake Tweets'.

Karena begitu ramai di media sosial dan banyak pihak yang menanyakannya, Emil memastikan cuitan itu adalah hoaks.

"Klarifikasi karena banyak tanya: Beredar hoaks. Pake editan sotosop (photoshop)," tulis Emil di akun Instagramnya, dikutip kumparan, Kamis (26/9).

Emil menyebut cuitan itu sengaja dibuat untuk mengadu domba masyarakat. Ia pun berharap penyebar hoaks mendapatkan ganjaran yang setimpal.

"Semoga Allah mengampuni para penyebar fitnah dan semoga pahala dunianya berpindah ke kami," tulisnya lagi.

Ridwan Kamil Foto: Garin Gustavian/kumparan

Jawaban Emil ini juga sekaligus meminta masyarakat agar tidak terpengaruh hoaks. Respons positif pun diberikan warganet usai Emil mengklarifikasinya.

"Sanguan pak lah #tuman," balas penyanyi @melly_goeslaw di kolom komentar, seakan membalas 'sikat aja, pak'.

Lalu ada akun @mommy_nadya_azka yang membalas "hanya orang bodoh pak yang percaya hoax, tenang aja."

Sedangkan akun @ichsandika menuliskan "Sekolah yang pinter, biar ga ketauan2 bgt bikin fake tweets. Kurang kerjaan..."

Ada-ada saja!