Hoax Buster: Video Risma Orasi di Depan Kantor KPU Tak Benar

Beredar video dengan keterangan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sedang berorasi di salah satu gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam video itu, ditulis 'Wali Kota Surabaya Ibu Risma'.
Risma yang dimaksud adalah seorang ibu yang sedang berorasi lantang di atas mobil komando. Ibu itu mengenakan pakaian serba hitam dan berkerudung.
Dari atas panggung, ibu itu mengatakan, "Saya cuma mengimbau ketua KPU bersama pengurus Bawaslu, petugas pemilu, seng bekas muridku, jo kemakan koe yo (yang bekas anak didikku, jangan kemakan kalian, ya)," ujar dia.
Belum diketahui di gedung KPU mana demonstrasi dan orasi itu dilakukan. Namun yang pasti, video itu viral. Sebab sekilas, suara ibu itu mirip dengan Risma.
Viralnya video tersebut membuat Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser buka suara.
Fikser mengatakan perempuan orasi yang ada di video itu bukanlah Risma. "Yang jelas kita memastikan itu bukan Bu Risma, itu bukan kejadian di KPU Kota Surabaya, dan itu satu berita hoaks," ujar dia.
Fikser mengatakan, Risma kecewa lantaran namanya dicatut untuk hal-hal negatif. Terlebih bagi Risma, kata Fikser, hoaks di video itu bisa mempengaruhi kondisi politik saat ini.
"Kecewa, karena mencatut nama. Karena ini bukan sesuatu yang baik. Ini justru bisa memperkeruh suasana pada proses pemilihan untuk persatuan dan segala macam," kata Fikser.
Pemkot Surabaya, ujar Fikser, akan melaporkan perekam dan penyebar video itu. Video itu menurut Fikser kini sudah menyebar di masyarakat di luar Kota Pahlawan.
"Kita coba mengumpulkan bukti-bukti elektronik yang kita lihat di berbagai media sosial," ujar dia. "Bukti-bukti itu kita coba screenshot. Kita simpan sebagai materi. Kita coba komunikasikan dengan bagian hukum mengundang pihak kepolisian, apakah materi sudah cukup dan ada tindakan hukum lebih lanjut".
