Hoaxbuster: Benarkah Hirup Uap Air Bisa Bunuh Virus Corona?

Sebuah video menampilkan sejumlah pria tengah menghirup uap di lini masa media sosial, pria tersebut sesekali membuka mulut agar uap dari pipa tersebut masuk ke dalam mulut mereka.
Video yang beredar sejak akhir September itu juga membawa narasi bahwa hal tersebut dapat melawan virus corona. Dikatakan juga kejadian itu berada di sebuah kios uap di daerah India.
Faktanya, dilansir ANTARA, narasi tersebut sudah beredar sejak Maret hingga April lalu.
Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) juga mengkonfirmasi bahwa hal tersebut adalah hoaks. Karena pada penelitian resmi, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa menghirup uap air panas dapat membunuh virus corona.
Dokter spesialis paru Eva Sri Diana menuturkan, menghirup uap air panas masuk dalam kategori pengobatan tradisional bagi pasien penderita sinusitis. Namun hal tersebut jelas tidak akan membunuh virus.
Sedangkan menurut Asisten Profesor Klinis di Departemen Perawatan Primes dan Population Health di Texas A&M University Jason McKnight, menghirup uap air justru dapat berpotensi menyebabkan luka bakar pada kulit wajah, mata hingga saluran pernapasan.
===
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
