News
·
29 Maret 2020 11:34

Hoaxbuster: Heboh Obat Amoxicillin Ditampung di Tandon Air untuk Cegah Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Hoaxbuster: Heboh Obat Amoxicillin Ditampung di Tandon Air untuk Cegah Corona (137850)
Heboh Obat Amoxicillin Ditampung di Tandon Air untuk Cegah Corona. Foto: Dok. Istimewa
Sejumlah informasi yang tak benar terus membanjiri masyarakat di tengah pandemi COVID-19 atau virus corona. Salah satunya adalah pesan berantai penggunaan obat antibiotik amoxicillin untuk mencegah virus corona. Pesan tersebut lalu viral di media sosial.
ADVERTISEMENT
Dalam pesan berantai tersebut, tertulis:

Pesen dari Habib Ja'far bin Muhammad bin Hamid, taruh 2 biji obat amoxicillin ke dalam tandon air di rumah, jangan dilogika karena ini yang disampaikan kepada Pak Luhut Binsar Panjaitan dan sudah dilaksanakan di rumah keprisedenana dan dinas-dinas lain.

Pesan tersebut juga disertai dengan foto obat amoxicillin
Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjadjaran, Keri Lestari, mengatakan, tidak ada keterangan yang jelas soal fungsi tandon air yang dicampur amoxicillin dalam pesan tersebut. Menurutnya, jika memang untuk membunuh virus, harus jelas mekanismenya.
"Yang kedua, amoxcillin ini bukan untuk virus. Nah, sementara amoxicillin itu [obat] antibiotik yang sudah resisten (kebal) terhadap bakteri juga," ungkapnya kepada kumparan, Minggu (29/3).
ADVERTISEMENT
Ia menambahkan, logikanya jika memang untuk antibakteri dalam tubuh kemudian supaya daya tahan tubuh meningkat, itu juga kurang tepat. Sebab, lanjut Keri, penggunaan antibiotik ini harus dengan resep dokter. Jika tidak, maka bisa menyebabkan resistensi (kebal).
"Kalau misalkan itu akan digunakan mencegah COVID-19, mekanisme kerjanya bagaimana, apakah membunuh virusnya? Nah jelas enggak karena antibiotik. Atau dia akan katakanlah, meningkatkan daya tahan tubuh, itu juga enggak," tandasnya.