Hoaxbuster: Klaim Obat Oral Antivirus Corona Jadi Pengganti Vaksin COVID-19

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sebuah video mengeklaim obat oral antivirus Molnupiravir untuk pengobatan pasien COVID-19 dapat digunakan sebagai pengganti vaksin sekaligus.

Ditulis bahwa orang yang mengkonsumsi Molnupiravir dapat sembuh dari corona usai 24 jam meminumnya. Dalam narasi yang ditulis dalam Bahasa Thailand itu juga disebut orang-orang akan mulai berhenti menyuntikkan vaksin.

“Game over untuk vaksin COVID-19, Obat dari Jerman yaitu Molnupiravir dapat menyembuhkan vaksin COVID-19 usai 24 jam meminumnya secara oral,” tulis narasi tersebut, dikutip dari AFP, (26/10).

Hoaxbuster: Obat anti-viral corona bukan pengganti vaksin COVID-19. Foto: Dok. Istimewa

Cek Fakta

Molnupiravir adalah obat oral antivirus yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal Jerman, Merck.

Dikutip AFP, Merck mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah membuat klaim bahwa Molnupiravir akan menggantikan vaksin COVID-19.

Kepala Pusat Ilmu Kesehatan Penyakit Menular Universitas Chulalongkorn, Dr Thiravat Hemachudha, menegaskan bahwa vaksin tetap harus dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi virus.

Sementara obat Molnupiravir adalah obat yang digunakan untuk pasien yang sudah terinfeksi corona.

“Orang-orang harus divaksinasi dengan vaksin Covid-19. Ini akan mengurangi jumlah orang yang terinfeksi, mereka dengan kondisi kritis dan tingkat penularan dari satu ke yang lainnya. Molnupiravir digunakan ketika seseorang sudah terinfeksi COVID-19,” tegasnya.

Kesimpulan

Klaim obat oral antivirus Molnupiravir menggantikan vaksin COVID-19 adalah hoaks.

==

Jangan lewatkan informasi seputar Festival UMKM 2021 kumparan dengan mengakses laman festivalumkm.com. Di sini kamu bisa mengakses informasi terkait rangkaian kemeriahan Festival UMKM 2021 kumparan, yang tentunya berguna bagi para calon dan pelaku UMKM.