Hoaxbuster Orang yang Sudah Divaksin Bisa Dideteksi

Hoaxbuster: Orang yang Sudah Divaksin Bisa Dideteksi Melalui Bluetooth

25 Mei 2021 10:28
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Beredar sebuah klaim penerima vaksin corona bisa dideteksi dengan bluetooth. Hal itu bisa terjadi karena vaksin yang disuntikkan mengandung microchip atau magnet.
ADVERTISEMENT
Klaim itu beredar dari sebuah unggahan di Facebook yang menyebutkan keluarganya yang telah disuntik vaksin corona terdeteksi melalui bluetooth di handphone.
Hoaxbuster: Orang yang Sudah Divaksin Bisa Dideteksi Melalui Bluetooth.
 Foto: Facebook
zoom-in-whitePerbesar
Hoaxbuster: Orang yang Sudah Divaksin Bisa Dideteksi Melalui Bluetooth. Foto: Facebook
"Ada rumor bluetooth juga, saya memindai ibu dan ayah saya dan nomor bawah di foto muncul, AC pada ayah dan EC pada ibu," tulis akun tersebut.
Dikutip dari lembaga pengecekan fakta, fullfact.org, kode AC dan EC merupakan kode aksesori nirkabel dari perusahaan Logitech. Kode AC dibuat oleh Chongqing Fegui Electronics untuk perangkat seperti printer, laptop, dan lain sebagainya.
Jadi, kode-kode tersebut bukanlah petunjuk vaksin corona mengandung microchip atau pun magnet.
Sebelumnya, beredar pula klaim hoaks vaksin corona mengandung magnet yang bisa membuat lengan penerima bisa ditempel barang-barang yang mengandung magnet.
ADVERTISEMENT