Hoaxbuster: Panggilan Telepon Soal Vaksinasi Berujung Blokir Ponsel

31 Agustus 2021 13:20 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Hoaxbuster: Waspada pesan berantai soal panggilan yang menanyakan vaksinasi dan pemblokiran ponsel. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Hoaxbuster: Waspada pesan berantai soal panggilan yang menanyakan vaksinasi dan pemblokiran ponsel. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Belakangan ini beredar pesan berantai yang menceritakan soal panggilan dari nomor yang tidak dikenal dan menanyakan vaksinasi.
ADVERTISEMENT
Bila penerima telepon sudah vaksin maka tekan angka 1. Sementara jika belum mendapat vaksin diminta menekan angka 2.
Namun panggilan itu justru berujung pemblokiran ponsel, perbankan online hingga informasi mengenai akun keuangan.
Berikut narasi pesan tersebut:
Info penting ..!!!
Baru saja, teman saya menerima telepon dari nomer yg tidak dia kenal , yg menanyakan apakah dia telah divaksinasi ,
Jika dia sudah divaksin, tekan 1.
Jika dia belum divaksinasi, tekan 2.
dia menekan 1, karena sdh 2x vaksin
Akibatnya :
Ponsel diblokir , dan informasi/data PayMe dan perbankan online , yang sering digunakan utk tranfer terbuka ..
Hal ini perlu utk menjadi perhatian semua orang agar tidak tertipu dan infokan ke sodara n teman2
ADVERTISEMENT

Cek Fakta

Berdasarkan pernyataan Jubir COVID-19 Menteri Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, isi pesan yang beredar mengenai panggilan soal vaksinasi tidak pernah dilakukan oleh lembaga resmi pemerintah RI. Vaksinasi.
"Itu hoaks ya," tegas Siti Nadia.
Setelah melakukan vaksinasi, masyarakat akan mendapatkan sertifikat vaksin resmi dari pemerintah. Sertifikat tersebut diakses melalui aplikasi dan situs PeduliLindungi.
Sertifikat vaksin memiliki QR code untuk digunakan masuk ke beberapa tempat publik atau layanan umum, seperti mal, kafe, atau lainnya.
Selain karena Kemenkes RI tidak pernah menanyakan apakah seseorang sudah divaksin lewat panggilan, akibat ponsel diblokir, informasi data dan perbankan online yang diblokir tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Kesimpulan

Panggilan telepon soal vaksinasi hingga berujung pada pemblokiran ponsel dan informasi pribadi lainnya adalah hoaks
ADVERTISEMENT
==