Hoaxbuster: Partikel Aerosol Pada Virus COVID-19 Dapat Dicegah dengan Masker

17 Agustus 2021 20:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Hoaxbuster: Partikel Aerosol Pada Virus COVID-19 Dapat Dicegah dengan Masker (70382)
zoom-in-whitePerbesar
Hoaxbuster: Partikel Aerosol pada semua jenis virus dapat dicegah dengan pemakaian masker. Foto: AFP
Sebuah video menampilkan seorang pria yang tengah memberi pemaparan pada sebuah forum. Pada keterangan tersebut, tertulis nama sebuah pembicara yaitu Doctor Dan Stock di Mt Vernon School Board di Indiana.
ADVERTISEMENT
Dan Stock mengeklaim bahwa virus corona dan semua jenis virus pernapasan lainnya memiliki partikel aerosol yang tetap dapat menembus masker.
Video tersebut sudah dilihat lebih dari 12,6 juta penonton dan ribuan warganet memberi respons yang beragam terkait pernyataannya tersebut.

Cek Fakta

Faktanya, klaim yang disampaikan Dan Stock adalah hoaks. YouTube telah menghapus dan memblokir konten soal pernyataan Dan Stock yang berusaha mendukung teori konspirasi terkait manipulasi keberadaan virus corona.
Stock sendiri merupakan dosen di Indiana yang kerap mempertanyakan panduan protokol kesehatan kepada Departemen Kesehatan Negara Bagian Indiana.
Menanggapi pernyataan Stock yang kontroversial, perwakilan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS buka suara. Mereka menegaskan bahwa penggunaan masker merupakan bagian dari protokol kesehatan yang digunakan untuk mencegah aerosol virus menginfeksi manusia lewat pernapasan.
ADVERTISEMENT
"Masker adalah penghalang atau cara sederhana untuk membantu mencegah droplet atau aerosol dari pernapasan kita sehingga tidak memaparkannya ke orang lain. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa masker mengurangi paparan droplet dan infeksi," tegas mereka, dikutip dari AFP.
Bahkan, studi menunjukkan bahwa penggunaan masker dapat mengurangi pemakainya dari alergi dan debu. Hal ini tentu memberi manfaat tambahan bagi pengguna masker.

Kesimpulan

Pernyataan Dan Stock soal penggunaan masker yang tidak memberi dampak apa pun karena diklaim partikel droplet atau aerosol masih bisa menembus masker adalah hoaks.
==
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020