Hoaxbuster: Satgas COVID-19 Sebut Hirup Uap Air Panas Bisa Bunuh Virus Corona

Sebuah pesan berantai mengeklaim bahwa menghirup uap air panas dapat mencegah virus corona. Disebutkan bahwa pesan tersebut bersumber dari Ketua Satgas COVID-19 Dwiyono.
Berikut narasi pesan tersebut:
Share…dari Ketua Satgas Covid Pak Dwiyono Informasi tentang pencegahan Covid19: Air panas yang Anda minum baik untuk tenggorokan Anda Namun virus corona ini tersembunyi di balik sinus paranasal hidung Anda selama 3 hingga 4 hari. Air panas yang kami minum tidak sampai di sana. Setelah 4 hingga 5 hari, virus yang tersembunyi di balik sinus paranasal ini mencapai paru-paru Anda. Pada suhu 50 ° C, virus ini menjadi lumpuh, lumpuh. Pada suhu 60 ° C virus ini menjadi sangat lemah sehingga sistem kekebalan manusia mana pun dapat melawannya. Pada suhu 70 ° C virus ini mati total.
Kabar serupa pernah muncul pada Oktober 2020 lalu, kini pesan itu mencatut nama Dwiyono yang dikatakan sebagai Satgas COVID-19.
Faktanya, Ketua Satgas COVID-19 saat ini bernama Doni Monardo yang juga menjabat sebagai ketua Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengeluarkan pernyataan bahwa klaim tersebut merupakan hoaks. Dalam berbagai pernyataan dan penjelasan, Doni Mordano sebagai Ketua Satgas COVID-19 tidak pernah menyampaikan informasi terkait uap air yang mampu membunuh virus corona.
Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menjelaskan, dari penelitian resmi, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa menghirup uap air panas dapat membunuh virus corona.
Dokter spesialis paru Eva Sri Diana juga menuturkan, menghirup uap air panas masuk dalam kategori pengobatan tradisional bagi pasien penderita sinusitis. Namun hal tersebut jelas tidak akan membunuh virus.
==
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
